peezycoineth.vip

231 peserta didik baru Sekolah Rakyat Gumas ikuti MPLS 2026/2027

2026-07-31 23:16

231 peserta didik baru Sekolah Rakyat Gumas ikuti MPLS 2026/2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:16 WIB

Image Print

Bupati Gumas Jaya S Monong dan lainnya menari manasai diiringi penampilan karungut dari siswa Sekolah Rakyat, di Desa Tumbang Tambirah Kecamatan Kurun, Jumat (31/7/2026). ANTARA/Chandra

Kuala Kurun (ANTARA) - Sebanyak 231 peserta didik baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.

Bupati Gumas Jaya S Monong di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Jumat, mengatakan MPLS bertujuan membantu peserta didik baru agar cepat beradaptasi.

"MPLS juga membantu peserta didik baru untuk mengenal para guru, teman-teman, dan aturan sekolah dengan rasa gembira, tanpa ada perundungan," sambungnya.

Ia berpesan agar peserta didik baru mengikuti rangkaian MPLS dengan sungguh-sungguh, belajar dengan giat dan disiplin, karena masa depan daerah ada di tangan generasi muda.

Program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan hak pendidikan yang setara, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini juga sejalan dengan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Gumas, yakni Tambun Bungai Cerdas.

Sebagai catatan, program Sekolah Rakyat Rintisan di Gumas mulai berjalan pada September 2025 dengan menampung 100 peserta didik jenjang SD dan SMP, yang saat itu memanfaatkan bangunan Hotel Gunung Mas dan gedung Dekranasda di Kuala Kurun sebagai lokasi belajar sementara.

Baca juga: Disdukcapil Gumas jemput bola rekam biometrik KTP-el pelajar SMAN 2 Kuala Kurun

Sedangkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Tumbang Tambirah dimulai pada 26 Januari 2026. Sejumlah bangunan yang dibangun yakni antara lain gedung SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, dan lainnya.

Kondisi terkini, sebagian bangunan Sekolah Rakyat permanen tersebut telah rampung, sehingga MPLS sudah bisa dilakukan di sini. Sementara sebagian lainnya masih terus dikebut pengerjaannya.

Jaya pun berharap sisa pengerjaan gedung permanen berjalan dengan baik, aman dan lancar, segera rampung, sehingga seluruh kegiatan Sekolah Rakyat nantinya dapat terpusat di lokasi tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Gumas Baryen menyampaikan, dari kuota 270 peserta didik tahun ajaran 2026/2027, tercatat 231 peserta didik baru resmi mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, dengan rincian jenjang SD 90 siswa, SMP 90 siswa, dan SMA 51 siswa.

Dari kuota tersebut, sambungnya, masih tersisa 39 kursi untuk jenjang SMA yang hingga kini masih dalam proses penjaringan calon peserta didik dan diupayakan terpenuhi semua.

"Dengan demikian, total peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gumas saat ini mencapai 331 orang, terdiri atas 100 peserta didik rintisan yang telah lebih dulu mengikuti pendidikan sejak September 2025, dan 231 peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027," demikian Baryen.

Baca juga: Pemkab dan PKK Gumas gelar GPM di Tumbang Tambirah untuk stabilisasi harga

Baca juga: Pemkab Gumas salurkan bantuan bagi 10 kepala keluarga korban kebakaran

Baca juga: Legislator Gunung Mas: Kompetensi dan kapasitas kepemimpinan tak dibatasi gender

Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.