peezycoineth.vip

3 ASN Jadi Korban Penembakan KKB Ada Warga NTT, Wamendagri Sampaikan Dukacita

2026-09-21 11:37

Senin, 21 September 2026 - 18:37 WIB

Kupang, VIVA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memimpin Apel Kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, Senin 21 September 2026.

Baca Juga

Pada kesempatan tersebut, Wamendagri menyampaikan ungkapan dukacita atas meninggalnya keluarga asal NTT di Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu 9 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya menyampaikan dukacita mendalam terkait penembakan terhadap tiga ASN di Papua Pegunungan,” kata Ribka di hadapan ribuan ASN Pemprov NTT.

Baca Juga

Seperti diberitakan, tiga ASN menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di jalanan Distrik Muliama, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu 9 September. Ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, dan diantaranya ada yang berasal dari NTT.

Ribka mengimbau semua pihak menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Karena baik masyarakat NTT maupun masyarakat Papua sudah memiliki hubungan bak sejak masa lalu

Baca Juga

“Sejak dulu, banyak warga NTT yang telah menjadi bagian sejarah kehidupan masyarakat di Papua,” ungkap Ribka.

Banyak masyarakat NTT di masa lalu menjadi guru dan mengabdi di Papua. “Pengabdian tersebut, sangat dihargai dan diingat masyarakat di Papua,” kata Ribka.

Sebelum menyampaikan ungkapan dukacita atas tragedi yang menewaskan masyarakat NTT di Papua, Wamendagri dalam amanatnya mengapresiasi çapaian pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT yang mencapai 5,01 persen di tengah tantangan geografis dan topografis daerah. Begitu juga halnya dengan upaya Pemprov NTT menekan laju inflasi yang dinilai baik.

Menanggapi ungkapan dukacita dari Wamendagri asal Papua, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak masyarakat NTT dan Papua menjaga persatuan serta keharmonisan hubungan masyarakat kedua daerah. 

“Saya berterimakasih, Ibu Wamen hadir memberikan ketegasan agar kita harus menjaga semangat rasa kebersamaan dan persatuan kita,” kata Melki seusai apel kesadaran ASN.

Menurut Melki, sudah tentu semua pihak bersedih denga kejadian di Jayawijaya, Papua Pegunungan. Tetapi ulah oknum KKB itu tidak boleh membuat hubungan masyarakat NTT dan Papua menjadi terganggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita harus menjaga keharmonisan hubungan masyarakat kedua daerah karena sudah memiliki hubungan kedekatan emosional sejak lama,” katanya.

Dia kemudian menitipkan keberadaan masyarakat asal NTT yang sedang berada di Tanah Papua, baik kepala Ibu Wamen maupun pemerintah provinsi, kabupaten dan kota se-Tanah Papua.

Halaman Selanjutnya

“Persatuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, situasi yang berkembang di daerah mana pun perlu disikapi dengan mengedepankan ketenangan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap kehidupan masyarakat,” ungkapnya.