4 Kali Ditangkap, Ini Alasan Revaldo Masih Pakai Narkoba
Liputan6.com, Jakarta - Artis Revaldo Fifaldi mengaku kembali menggunakan sabu dengan alasan ingin menjaga kondisi tubuh tetap fit dan memiliki tenaga lebih kuat.
Pengakuan tersebut disampaikan Revaldo saat menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Revaldo diketahui telah tiga kali ditangkap dalam kasus narkotika sebelumnya.
“Alasannya adalah karena supaya badannya fit, kemudian supaya tenaganya kuat dan sebagainya. Bahkan sesekali dipakai karena dia banyak pikiran,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi, Rabu (26/8/2026).
Namun, Nasriadi mengatakan pihaknya tidak mendalami lebih jauh persoalan yang membuat Revaldo mengaku banyak pikiran. Polisi kini berfokus pada dugaan penggunaan dan penyimpanan narkotika.
“Nah, kita tidak mendalami pikirannya apa, kita fokus kepada dia menggunakan, menyimpan narkotika itu,” ujar Nasriadi.
Revaldo ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat setelah mendalami informasi masyarakat mengenai transaksi narkoba. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengarah ke sebuah apartemen.
Saat diamankan, Revaldo sedang mengonsumsi narkoba seorang diri di unit apartemennya. Polisi kemudian menggeledah unit tersebut. Sejumlah barang bukti disita.
“Iya, pada saat itu barang bukti yang kita temukan dia mengonsumsi sendiri di unit apartemennya. Yang disimpan itu berpencar-pencar. Ada yang disimpan di dalam laci, kemudian ada yang disimpan di box-nya tempat sepatu,” kata Nasriadi.
Barang bukti yang disita antara lain dua bungkus plastik yang diindikasikan berisi sabu, bong, pipet, korek api yang dimodifikasi, serta obat psikotropika berupa Xanax dan alprazolam.
Revaldo kemudian dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Barat untuk menjalani tes urine. Hasilnya positif mengandung narkotika dan psikotropika.
Nasriadi mengatakan kondisi Revaldo saat ditangkap masih sadar dan dapat berkomunikasi dengan petugas. Namun, dia sempat terlihat banyak melamun.
“Kalau efek yang dari yang bersangkutan itu pada saat kita tangkap, ya mungkin banyak melamun ya. Melamun, kemudian banyak… tapi dia tetap berkomunikasi kok sama kita,” kata Nasriadi.
“Sadar, yang bersangkutan sadar,” sambungnya.