4 Tanda Kamu Kebanyakan Makan Serat, Salah Satunya Sulit BAB
Jakarta -
Serat punya banyak manfaat bagi tubuh. Mencukupi asupan serat setiap hari bisa membantu menjaga kadar kolesterol, melancarkan pencernaan, mendukung kesehatan usus, hingga menjaga suasana hati.
Tren fibermaxxing pun muncul dan ramai di media sosial. Tren ini mendorong orang untuk meningkatkan konsumsi serat jauh di atas angka minimum, seperti makan buah, sayur, dan biji-bijian, untuk kesehatan pencernaan dan rasa kenyang yang lebih lama.
Tapi, bukan berarti semakin banyak dikonsumsi akan semakin baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika sedang mengikuti tren fibermaxxing dan mengonsumsi serat secara berlebihan, tubuh bisa menunjukkan reaksi karena asupannya sudah melebihi kebutuhan," ujar Leslie Bonci, RD, ahli gizi olahraga yang berbasis di Pittsburgh, seperti dikutip dari Women's Health Mag.
Beberapa makanan, termasuk produk rendah karbohidrat olahan, bisa mengandung serat dalam jumlah tinggi. Akibatnya, seseorang mungkin mengonsumsi lebih banyak serat tanpa menyadarinya.
Berikut beberapa tanda yang bisa muncul ketika asupan serat terlalu banyak.
1. Terlalu Sering Buang Air Besar
Jenis serat tertentu dapat mempercepat pergerakan makanan melalui saluran pencernaan. Dalam jumlah berlebihan, efek ini bisa membuat frekuensi buang air besar meningkat atau menyebabkan feses menjadi lebih encer hingga diare.
2. Mengalami Sembelit
Serat memang sering dianjurkan untuk membantu mengatasi sembelit, tetapi terlalu banyak bisa memberikan efek sebaliknya. Beberapa jenis serat menambah volume feses. Jika jumlahnya terlalu banyak, feses bisa menjadi lebih sulit dikeluarkan.
3. Perut Kembung
Serat difermentasi oleh bakteri di dalam usus dan proses ini menghasilkan gas. Peningkatan asupan secara tiba-tiba atau mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan bisa memicu kembung dan rasa tidak nyaman pada perut.
4. Nafsu Makan Menurun
Serat membantu membuat kenyang lebih lama karena memperlambat proses pencernaan. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, rasa kenyang bisa jadi berlebihan.
"Ini juga menjadi tantangan yang terkadang kami temui. Nafsu makan bisa hilang karena perut terasa terlalu penuh atau kembung," jelas Leslie.
Ketika asupan nutrisi kurang, tubuh jadi lemas, cepat lelah, bahkan berisiko kekurangan gizi jika terjadi dalam jangka panjang.
Jadi jika kamu ingin meningkatkan asupan serat, lakukan secara bertahap dan tetap sesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan karena serat membutuhkan air untuk membantu proses pencernaan.
(hst/hst)