5 Makanan untuk Disantap Kala Stres Melanda, Bukan Cokelat atau Keripik
Jakarta -
Ketika stres, kita mungkin lebih tergoda untuk menyantap makanan manis dan menyamankan seperti es krim, kue, permen cokelat atau keripik kentang. Namun sebenarnya tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang lebih baik untuk membantu menjaga energi dan membuat kita tetap merasa kenyang.
Oleh karena itu, memilih makanan yang mengandung protein, serat, dan lemak sehat bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Tiga ahli diet berikut membagikan makanan yang biasa mereka konsumsi ketika menghadapi hari yang penuh tekanan.
Pilihan ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Salad Salmon
Salmon salad. Foto: iStock
Theresa Link, ahli gizi diet, merekomendasikan salad yang dibuat dari salmon, alpukat, mayones, dan seledri. Ia menyajikannya di atas bayam bersama setengah buah alpukat.
"Ini adalah makanan rendah karbohidrat yang mengenyangkan, membantu menjaga energi tetap stabil, sekaligus mengurangi keinginan makan akibat stres yang terkadang muncul," kata Theresa, seperti dikutip dari Real Simple.
Kombinasi salmon dan alpukat juga mengandung protein serta lemak sehat yang membuat tubuh terasa kenyang lebih lama.
2. Kacang Macadamia
Kacang Macadamia. Foto: iStock
Saat membutuhkan tambahan energi di tengah kesibukan, camilan sederhana seperti segenggam kacang macadamia bisa menjadi pilihan. Theresa mengatakan makanan ini juga cocok ketika sedang ingin mengonsumsi sesuatu yang renyah dan gurih.
"Kalau saya sedang ingin makanan yang renyah dan asin, satu ons kacang macadamia menjadi camilan andalan saya," ujarnya.
Menurut Theresa, kacang macadamia mengandung lemak sehat yang membantu menjaga rasa kenyang.
3. Mousse Cokelat
Chocolate Mousse. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2
Keinginan makan manis juga sering muncul ketika stres. Namun, sebagian besar makanan penutup justru tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama dan berpotensi membuat kondisi tubuh kurang nyaman setelahnya.
Sebagai alternatif, Theresa merekomendasikan mousse cokelat menggunakan Greek yoghurt yang tinggi protein dan lebih ramah bagi pencernaan.
"Ketika keinginan makan manis muncul, saya membuat mousse cokelat sederhana dari krim kental, bubuk kakao, campuran eritritol-allulosa, dan yoghurt Yunani full-fat," jelasnya.
"Saya menyimpannya di kulkas atau freezer jika ingin menikmatinya dalam kondisi beku. Rasanya kaya dan lembut, sekaligus memuaskan keinginan makan cokelat tanpa tambahan gula. Dengan begitu, saya tetap bisa menikmati makanan manis sambil menjaga energi dan rasa lapar tetap terkendali."
4. Protein Bowl
Protein bowl. Foto: Getty Images/tinyheads
Amy Shapiro, MS, RD, CDN, ahli gizi utama di ButcherBox, menyarankan membuat protein bowl dengan formula protein + sayuran hijau + nasi + sesuatu yang renyah.
Kombinasi favoritnya terdiri dari daging sapi cincang atau salmon yang disajikan bersama sayuran hijau matang dan nasi. Hidangan tersebut bisa dilengkapi dengan alpukat, saus pedas, dan keripik tortilla.
"Pilihan ini membantu menjaga energi tetap tinggi sekaligus mengurangi stres secara alami. Sensasi renyahnya juga memuaskan. Tentu saja, kombinasi protein, lemak, dan serat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, yang merupakan salah satu hal penting ketika saya sedang merasa sangat tertekan," kata Amy.
5. Snack Platter
Snack platter. Foto: Getty Images/iStockphoto/pamela_d_mcadams
Selain makanan utama, menyiapkan piring berisi berbagai camilan juga bisa membantu menghindari kebiasaan makan tanpa sadar ketika stres. Madison Reeder, RD, biasanya akan membuat snack platter yang bisa dinikmati perlahan-lahan.
"Saya biasanya menyajikan piring berisi beberapa jenis keju, biskuit, buah zaitun, dan buah-buahan. Kombinasi ini juga memberikan protein, lemak, dan serat sehingga membuat saya kenyang, tanpa membuat saya mencari makanan lain lagi satu jam kemudian," ungkap Madison.
Jadi, apa yang sebaiknya dimakan saat stres?
Alih-alih langsung mengambil makanan manis atau camilan tinggi garam ketika stres melanda, ahli diet menyarankan makanan yang menggabungkan protein, serat, dan lemak sehat. Kombinasi ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga energi tetap stabil.
Makanan yang mengenyangkan dan bernutrisi juga dapat membantu kita lebih sadar terhadap pola makan, terutama ketika stres membuat keinginan ngemil sulit dikendalikan.
(hst/hst)