8 kebiasaan ini ternyata bisa mempercepat penuaan
Jakarta (ANTARA) - Penuaan merupakan proses alami yang akan dialami setiap orang seiring bertambahnya usia. Namun, tanda-tanda penuaan tidak selalu muncul semata-mata karena faktor umur. Berbagai kebiasaan sehari-hari ternyata dapat mempercepat munculnya penuaan dini, terutama pada kulit.
Penuaan dini umumnya ditandai dengan munculnya kerutan, garis halus, kulit kendur, hingga flek hitam yang muncul lebih cepat dari seharusnya. Kondisi ini terjadi karena produksi kolagen dan elastin, dua protein yang berperan menjaga kekencangan serta elastisitas kulit, mulai menurun atau mengalami kerusakan.
Selain dipengaruhi faktor genetik, gaya hidup juga memiliki peran besar dalam menentukan kesehatan kulit. Kebiasaan yang tampak sepele, seperti kurang tidur atau terlalu sering terpapar sinar matahari, dapat mempercepat proses penuaan jika dilakukan secara terus-menerus.
Berikut delapan kebiasaan yang dapat mempercepat penuaan dini beserta cara mencegahnya.
1. Terlalu sering terpapar sinar matahari
Paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu penyebab utama penuaan dini pada kulit.
Sinar UV dapat merusak serat kolagen dan elastin sehingga kulit kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, kerutan lebih cepat muncul, warna kulit menjadi kusam, serta timbul bintik-bintik kecokelatan pada wajah maupun bagian tubuh yang sering terpapar matahari.
Baca juga: Tabir surya beri proteksi dari cahaya biru yang dihasilkan gadget
Baca juga: 8 khasiat buah kiwi, imunitas tubuh hingga cegah penuaan dini
Selain mempercepat penuaan, paparan sinar UV juga meningkatkan risiko kanker kulit.
Untuk mengurangi dampaknya, gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00. Penggunaan topi, payung, kacamata hitam, serta pakaian yang menutupi kulit juga dapat memberikan perlindungan tambahan.
2. Sering terpapar polusi udara
Polusi udara mengandung berbagai zat yang dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas di dalam kulit.
Radikal bebas dapat merusak sel-sel kulit dan mengurangi produksi kolagen sehingga elastisitas kulit menurun. Akibatnya, kerutan muncul lebih cepat dan warna kulit menjadi tidak merata.
Untuk membantu melindungi kulit, gunakan produk perawatan yang mengandung antioksidan, seperti vitamin C dan vitamin E pada pagi hari, serta antioksidan lain seperti glutathione atau resveratrol pada malam hari sesuai kebutuhan kulit.
3. Terlalu banyak duduk dan kurang bergerak
Gaya hidup sedentari atau terlalu lama duduk juga dapat berdampak pada proses penuaan.
Kurangnya aktivitas fisik tidak hanya meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan beberapa jenis kanker, tetapi juga berkaitan dengan meningkatnya risiko kematian dini.
Olahraga secara teratur membantu menjaga sirkulasi darah, memperbaiki metabolisme tubuh, serta mendukung kesehatan kulit dan organ tubuh secara keseluruhan.
4. Kurang tidur
Tidur merupakan waktu bagi tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak, termasuk sel-sel kulit.
Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat mempercepat munculnya kerutan, flek hitam, lingkaran hitam di bawah mata, serta membuat kulit tampak lebih kendur.
Orang dewasa umumnya dianjurkan tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam agar proses regenerasi tubuh berlangsung optimal.
5. Merokok
Merokok menjadi salah satu kebiasaan yang paling berpengaruh terhadap munculnya penuaan dini.
Kandungan nikotin, tar, karbon monoksida, dan berbagai zat kimia lainnya dapat mengurangi aliran darah ke kulit sehingga pasokan oksigen dan nutrisi menjadi berkurang.
Akibatnya, kulit tampak kusam, muncul kerutan lebih cepat, dan proses penyembuhan jaringan menjadi lebih lambat.
Menghentikan kebiasaan merokok tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan kulit, tetapi juga membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Baca juga: Daftar makanan yang bikin kulit cepet menua dan keriput
Baca juga: Konsumsi 10 makanan ini untuk menjaga kulit tetap awet muda
6. Mengonsumsi minuman beralkohol
Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh, termasuk sel kulit.
Selain itu, alkohol juga dapat menurunkan kadar vitamin A, vitamin B3, dan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan penting dalam proses regenerasi kulit.
Membatasi atau menghentikan konsumsi alkohol dapat membantu menjaga kesehatan kulit sekaligus melindungi fungsi organ tubuh, seperti hati.
7. Menggunakan makeup secara berlebihan
Penggunaan makeup yang terlalu tebal, terutama produk berbahan dasar minyak, dapat menyumbat pori-pori dan meningkatkan risiko munculnya jerawat.
Selain itu, produk yang mengandung alkohol, pewangi, atau bahan iritatif juga dapat membuat kulit menjadi kering, menghilangkan minyak alami, serta memicu munculnya garis-garis halus.
Pemilihan produk yang sesuai dengan jenis kulit serta membersihkan wajah secara menyeluruh setelah menggunakan makeup menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit.
8. Menerapkan pola makan yang tidak sehat
Apa yang dikonsumsi setiap hari turut memengaruhi kondisi kulit.
Makanan tinggi gula, karbohidrat olahan, gorengan, makanan cepat saji, dan daging berlemak dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas serta merusak kolagen pada kulit.
Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti buah beri, anggur, brokoli, wortel, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan teh hijau dapat membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain menjaga pola makan, mencukupi kebutuhan cairan juga penting untuk mempertahankan kelembapan dan elastisitas kulit.
Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari, tetapi penuaan dini dapat diminimalkan melalui penerapan gaya hidup sehat. Menghindari kebiasaan yang dapat merusak kulit, melindungi diri dari paparan sinar matahari, rutin berolahraga, tidur yang cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit sehingga tetap tampak segar dan awet muda lebih lama.
Baca juga: Penyebab penuaan dini pada anak muda zaman sekarang
Baca juga: Manfaat gula untuk memperlambat penuaan pada wanita
Baca juga: Dokter ingatkan penuaan dini akibat sinar UV picu risiko kanker kulit
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.