Airlangga Perkuat Kerja Sama AI dengan Huawei dan ByteDance di Shanghai
Bagikan:
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Huawei dan ByteDance saat menjalani agenda kunjungan kerja di Shanghai, Tiongkok, yang juga menjadi lokasi penandatanganan pendirian World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).
Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pembangunan infrastruktur digital, pengembangan talenta digital, hingga investasi teknologi.
Huawei dan ByteDance merupakan perusahaan teknologi global terkemuka yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.
Huawei dikenal sebagai penyedia solusi di bidang infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan (cloud), dan AI, sementara itu, ByteDance merupakan pengembang berbagai platform digital populer dunia, seperti TikTok, CapCut, Lark, Toutiao, dan Douyin.
Dalam pertemuan bersama Huawei, Airlangga menegaskan bahwa perusahaan tersebut merupakan salah satu mitra strategis yang berpotensi mendukung transformasi digital nasional.
Adapun pembahasan difokuskan pada empat bidang utama, yaitu investasi infrastruktur AI dan cloud, penguatan ekosistem talenta digital serta keamanan siber, percepatan digitalisasi layanan pemerintah dan UMKM, serta penerapan teknologi energi hijau pada pusat data.
BACA JUGA:
"Setelah Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO, kami ingin memastikan adanya lompatan nyata dalam kerja sama teknologi. Huawei, dengan kapabilitasnya di bidang AI, infrastruktur telekomunikasi, dan komputasi awan, adalah mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital nasional," ujarnya dalam keterangannya, dikutip Minggu, 19 Juli.
Pada kesempatan terpisah bersama ByteDance, Airlangga menyampaikan apresiasi atas komitmen investasi jangka panjang perusahaan tersebut di Indonesia, khususnya melalui Tokopedia dan TikTok Shop yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat ekosistem perdagangan digital nasional.
"Pemerintah Indonesia mengapresiasi kepercayaan ByteDance yang terus memperkuat investasinya di Indonesia. Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas," jelasnya.
Airlangga menyampaikan pemerintah juga mendorong perluasan kolaborasi dengan ByteDance guna mendukung internasionalisasi produk UMKM Indonesia agar mampu menembus pasar global.
Selain itu, ByteDance turut didorong untuk menjajaki kerja sama di bidang AI, termasuk pengembangan Large Language Models (LLM), machine learning, dan generative AI.
Airlangga menyampaikan Indonesia memiliki pasar digital yang besar, didukung talenta digital yang terus berkembang serta komitmen kuat dalam membangun ekosistem AI yang inklusif.
"Kami mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pembentukan pusat riset AI, pengembangan talenta digital, serta kolaborasi inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara," pungkasnya.
Rangkaian pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya diplomasi ekonomi Pemerintah Indonesia dalam menarik investasi bernilai tambah tinggi.
Kemitraan dengan Huawei dan ByteDance, serta keikutsertaan Indonesia sebagai negara pendiri WAICO, diharapkan mampu mempercepat transfer teknologi, mengurangi kesenjangan penguasaan teknologi AI di tingkat global (bridging the AI divide), sekaligus memperkuat daya saing dan produktivitas ekosistem ekonomi digital nasional.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+