Aktivitas sekolah di Padang Pariaman berjalan normal meski kabut asap
Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memastikan aktivitas belajar mengajar di sekolah di daerah itu berjalan normal dengan sejumlah penyesuaian akibat kondisi kualitas udara berada pada kategori tidak sehat karena kabut asap.
"Status sekarang masih siaga. Untuk kegiatan belajar di sekolah masih berjalan seperti biasa, cuma sudah diarahkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruang," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman Hendri di Parik Malintan, Senin.
Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi memburuknya kualitas udara yang dapat berdampak terhadap kesehatan siswa maupun tenaga pendidik.
Sekolah diimbau membatasi kegiatan yang mengharuskan siswa dan guru berada di ruang terbuka, terutama apabila kondisi udara menunjukkan adanya peningkatan pencemaran.
Ia menyampaikan pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi udara melalui informasi dan rekomendasi yang dikeluarkan institusi berwenang.
Apabila terjadi eskalasi pencemaran udara dan terdapat pemberitahuan resmi mengenai peningkatan risiko, pemerintah akan mengambil kebijakan lebih lanjut terkait penyelenggaraan proses belajar mengajar di sekolah.
"Kalau nanti ada eskalasi terhadap peningkatan pencemaran udara yang dikeluarkan oleh institusi yang berwenang, nanti akan diambil kebijakan terhadap penyelenggaraan proses belajar mengajar di sekolah," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat mulai menyarankan warganya untuk mengunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengantisipasi dampak kambut asap yang saat ini membuat kualitas udara di daerah itu menjadi tidak sehat.
"Saat ini kondisi kualitas udara dalam kondisi TIDAK SEHAT," kata Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Padang Pariaman Andri Satria Masri seperti keterangan yang diterima ANTARA.
Saat ini di Padang Pariaman Indeks Standar Pencemar Udara (IPSU) 149 atau kondisi tidak sehat. Hal ini berbeda dengan kondisi kemarin yang mana IPSU masih berada pada kondisi sedang.
Kadis mengatakan dalam kondisi kualitas udara yang tidak sehat tersebut warga masih bisa melakukan aktivitas di luar ruangan dengan menggunakan masker namun dalam waktu yang tidak lama karena dikhawatirkan akan membahayakan pada kesehatan.
Pewarta: Aadiaat Makruf S.
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026