Anggota Polres Tanah Bumbu bertaruh nyawa tangani karhutla - ANTARA News Kalimantan Selatan
Batulicin (ANTARA) -
Di tengah kepungan asap dan kobaran api, personel Polres Tanah Bumbu, jajaran Polda Kalimantan Selatan, harus berjibaku melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi tersebut membuat para personel tidak hanya dituntut sigap, tetapi juga harus mempertaruhkan keselamatan dalam menjalankan tugas.
"Dengan perlengkapan keselamatan dan peralatan pemadaman yang tersedia, anggota kepolisian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta mencegah api meluas ke area lain," kata Kapolres Tanah Bumbu AKBP Novy Adi Wibowo diwakili Kasat Samapta Iptu Muhammad Yamin, di Batulicin, Sabtu.
Yamin mengatakan, dua titik api yang terjadi di Desa Polewali Kecamatan Batulicin, dan Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat membuat personil sulit menjangkau akses titik api karena kondisi medan yang sulit.
Hal itu juga diperparah karena kasus karhutla terjadi pada malam hari, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Namun, situasi tersebut tidak menyurutkan semangat personel untuk terus berupaya mengendalikan api.
Ratusan personil polisi yang sebelumnya sudah disiapkan, mereka dituntut harus selalu siap siaga dan merespons cepat setiap potensi ancaman Karhutla, baik itu terjadi pada siang atau malam hari.
Selain melakukan pemadaman, personel di lapangan turut melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan kebakaran dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Baca juga: Kebakaran lahan dekati perumahan sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor
Dalam hal ini, personel lain pada Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Tanah Bumbu juga berupaya mencegah terjadinya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) di "Bumi Bersujud" yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Personil melaksanakan pemeriksaan Kesehatan kepada anggota yang melakukan backup dalam kegiatan penanggulangan karhutla untuk mastikan tidak ada korban jiwa saat melaksanakan tugas pemadaman di lapangan," tegas Yamin.
Menurut dia , semua petugas di lapangan bertaruh nyawa demi keselamatan masyarakat dan lingkungan. Karena sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa jajaran kepolisian harus memprioritaskan pemadaman dan mengambil tindakan hukum tegas terhadap pelaku Karhutla," tutup Yamin.
Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.