ANTARA tekankan kemampuan adaptasi pada perubahan jurnalis di era digital - ANTARA News Megapolitan
Gresik, Jawa Timur (ANTARA) -
Kepala Biro LKBN ANTARA Jawa Timur Abdul Malik Ibrahim menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perubahan bagi jurnalis saat menutup Workshop Jurnalis Gresik hasil kolaborasi PT Freeport Indonesia dan Lembaga Pendidikan ANTARA.
Menurut Abdul Malik, perkembangan teknologi, media sosial, dan perubahan perilaku audiens menuntut wartawan terus memperbarui pengetahuan, keterampilan, serta cara menyampaikan informasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik.
"Jurnalisme akan terus berubah mengikuti zaman. Yang harus kita jaga adalah integritas, sementara cara kita bekerja harus terus berkembang," katanya di Gresik, Sabtu.
Ia mengutip pemikiran filsuf Yunani Herakleitos bahwa "yang abadi hanyalah perubahan" sebagai pengingat bahwa perubahan merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari, termasuk dalam dunia jurnalistik.
Abdul Malik menilai kutipan tersebut menjadi relevan dengan semangat workshop yang mendorong wartawan agar tidak terjebak pada cara-cara lama dalam bekerja.
Jurnalis, kata dia, perlu terbuka terhadap teknologi baru, memahami ekosistem media digital, dan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana distribusi informasi yang bertanggung jawab.
"Kalau kita menolak perubahan, kita akan tertinggal. Tetapi kalau kita memahami perubahan dan beradaptasi, kita bisa tetap relevan sekaligus menjaga kualitas jurnalisme," ujarnya.
Ia juga mengutip pemikiran Aristoteles yang menyatakan bahwa akar pendidikan itu pahit, tetapi buahnya manis. Hal itu dinilainya sebagai pengingat bahwa proses belajar dan beradaptasi sering kali tidak mudah, namun akan menghasilkan manfaat jangka panjang.
Sebagai informasi, Workshop yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti 21 wartawan dari berbagai media di Kabupaten Gresik dengan materi meliputi personal branding, strategi konten digital, distribusi berita di media sosial, serta praktik penyusunan konten jurnalistik digital.
Penyelenggara berharap kegiatan itu dapat memperkuat kapasitas jurnalis daerah agar lebih adaptif menghadapi transformasi digital sekaligus tetap menjaga standar profesional jurnalistik.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Alimun Khakim
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.