Apa bedanya eau de parfum, eau de toilette, dan body mist?
Jakarta (ANTARA) - Masih banyak yang bingung membedakan Eau de Parfum (EDP), Eau de Toilette (EDT), dan body mist.
Ketiganya sama-sama digunakan untuk memberikan aroma wangi pada tubuh, yang membedakannya adalah konsentrasi pewangi dan daya tahannya.
Perbedaan ini penting untuk diketahui agar bisa memilih wewangian yang sesuai dengan kebutuhan.
Lalu, apa saja perbedaan dari ketiganya? Simak penjelasannya di bawah ini.
Eau de Parfum (EDP)
Melansir dari situs Medium, EDP memiliki konsentrasi minyak pewangi sekitar 15-20 persen. Kandungan ini membuat aromanya berada di antara parfum dan EDT.
Wanginya dapat bertahan sekitar empat hingga lima jam setelah digunakan. Beberapa jenis EDP bahkan mampu bertahan hingga 10 jam jika digunakan dengan cara yang tepat. EDP juga cukup fleksibel untuk digunakan sehari-hari maupun saat menghadiri acara tertentu.
Jika dibandingkan dengan parfum yang memiliki konsentrasi yang lebih tinggi, EDP umumnya mempunyai harga yang lebih terjangkau. Jenis wewangian ini dapat menjadi pilihan jika menginginkan wangi yang tahan lama dengan aroma yang tidak terlalu menyengat.
Baca juga: Begini kiat agar wangi parfum bertahan lebih lama
Eau de Toilette (EDT)
EDT memiliki konsentrasi minyak pewangi sekitar 5-15 persen. Kandungannya lebih rendah jika bandingkan dengan EDP. Jenis wewangian ini memiliki aroma yang lebih ringan dan tidak terlalu pekat saat digunakan.
Kandungan alkohol dan air yang lebih tinggi pada EDT membuat wanginya lebih cepat menguap dari kulit. Aromanya dapat bertahan sekitar dua hingga tiga jam.
Karakter aroma EDT umumnya terasa segar dan ringan sehingga biasanya digunakan untuk cuaca panas dan acara santai. EDT umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan EDP.
Body mist
Victoria Secret mendefinisikan body mist atau fragrance mist sebagai wewangian dengan aroma yang lebih ringan dibandingkan parfum. Konsentrasi minyak pewanginya umumnya hanya sekitar 1-3 persen.
Sebagian besar formulanya terdiri dari air dan alkohol sehingga terasa lebih ringan dan menyegarkan saat digunakan. Aromanya yang tidak terlalu kuat membuat body mist perlu disemprotkan beberapa kali dalam sehari.
Jenis wewangian ini cocok digunakan saat cuaca panas untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja, berolahraga, atau saat beraktivitas di rumah. Body mist juga bisa digunakan setelah mandi dan digunakan bersama produk lainnya seperti sabun atau lotion yang memiliki aroma sejenis.
Body mist dapat disemprotkan pada beberapa bagian tubuh seperti bahu, dada, belakang lutut, hingga rambut untuk hasil yang maksimal.
Baca juga: Dorong kemandirian industri, BRIN kembangkan teknologi minyak atsiri
Baca juga: Beverly's Secret rilis lima wewangian dalam bentuk ringkas
Pewarta: Raissa Kusuma Hapsari
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.