peezycoineth.vip

Apple perketat kontrol Full Disk Access di macOS karena risiko agen AI

2026-10-03 13:21

Jakarta (ANTARA) - Apple akan memperkenalkan kontrol tambahan untuk pengaturan yang disebut Full Disk Access di macOS karena risiko baru yang muncul dari agen kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI).

Menurut warta Tech Crunch pada Jumat (2/10), fitur Full Disk Access awalnya dirancang agar proses pencadangan data berjalan lancar. Namun, meningkatnya kemampuan agen AI menimbulkan risiko terhadap data pengguna.

Dalam unggahan terbaru di blog yang ditujukan kepada para pengembang, Apple menyampaikan bahwa beberapa pengembang menggunakan Full Disk Access "dengan cara yang dapat membahayakan pengguna, dengan memberikan akses ke seluruh data di sistem mereka..., tanpa pemahaman dan pengetahuan dari pengguna."

Perusahaan menyatakan bahwa mereka ke depannya akan memperkenalkan kontrol baru untuk memastikan pengguna yang benar-benar ingin memberikan tingkat akses luar biasa ini kepada aplikasi hanya dapat melakukannya melalui tindakan yang sangat eksplisit.

Apple menyatakan bahwa pengetatan kontrol Full Disk Access sangat penting mengingat risiko terkait dengan tingkat akses ini akan meningkat signifikan seiring dengan semakin otonom dan canggihnya agen AI.

"Kami berkomitmen untuk memastikan pengguna memahami risiko-risiko tersebut dengan jelas sebelum memberikan akses semacam itu, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang tepat terkait data dan privasi mereka sendiri," tulis Apple.

Baca juga: Muse telah diunduh 1,8 juta kali dalam 12 hari, kalahkan ChatGPT

Perubahan berkenaan dengan Full Disk Access di macOS diumumkan beberapa hari setelah munculnya laporan dari kolumnis Inc., Jason Aten, yang mengklaim bahwa aplikasi AI Muse milik Meta dapat mengetahui isi pesan pribadinya meski ia tidak memberikan izin kepada aplikasi tersebut.

Meta membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa Muse tidak membaca pesan pribadi pengguna tanpa izin.

Keputusan untuk membatasi fitur Mac juga diambil setelah laporan Wired menyebutkan adanya celah keamanan pada aplikasi ChatGPT untuk Mac, yang berpotensi memungkinkan peretas mengakses data sensitif.

Agen AI yang beroperasi di desktop memungkinkan pengguna memberikan akses lebih luas kepada aplikasi terkait untuk menjangkau berkas, pesan, dan konten pribadi lainnya di komputer mereka dengan cara menyesuaikan pengaturan macOS.

Baca juga: Agen AI milik OpenAI didapati serang basis data daring berbulan-bulan

Baca juga: GPT-5 akan digunakan pada iOS 26, iPadOS 26, dan macOS Tahoe 26

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.