AS pilih
AS pilih "mencekik" Iran secara ekonomi setelah menghentikan perundingan
Rabu, 19 Agustus 2026 11:47 WIB
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu Ajansi/pri)
Washington (ANTARA) - Pemerintah Amerika Serikat telah memberi tahu sekutu-sekutu politiknya bahwa mereka mengubah strategi menjadi upaya untuk secara bertahap “mencekik” Iran secara ekonomi, alih-alih melanjutkan pendekatan sebelumnya berupa aksi militer, CNN melaporkan mengutip pejabat AS, Selasa.
Pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington tidak sedang melakukan pembicaraan dengan Teheran dan tidak berencana untuk mengadakan perundingan.
Para pejabat Gedung Putih baru-baru ini memberi tahu sekutu-sekutu politik bahwa pemerintah AS mengubah strateginya, dari melancarkan serangan terhadap Iran secepat mungkin menjadi upaya untuk secara bertahap “mencekik” negara tersebut, CNN melaporkan.
Pejabat AS mengatakan paket sanksi baru terhadap Iran diperkirakan akan diberlakukan pekan ini, sementara blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap dipertahankan.
Gedung Putih juga dilaporkan khawatir bahwa kesepakatan potensial antara Iran dan Oman mengenai pengaturan pelayaran melalui Selat Hormuz dapat memperkuat kendali Teheran atas jalur perairan strategis tersebut.
Sejumlah pejabat AS turut meyakini bahwa Oman telah mengambil posisi yang lebih pro-Iran dalam perundingan tersebut, alih-alih bertindak sebagai mediator yang netral.
Adapun Trump sebelumnya mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak bermaksud memperpanjang nota kesepahaman dengan Iran, yang masa berlakunya berakhir pada Senin.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.