Auto Cuan, Bunga Deposito Allo Bank Naik Jadi 9%
Jakarta, CNBC Indonesia - Memiliki dana darurat merupakan salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan. Namun, menyiapkannya tidak selalu berarti seluruh dana harus berhenti pada rekening tabungan. Bagi dana yang sudah dipersiapkan dan dapat dialokasikan sesuai jangka waktu tertentu, penempatan pada instrumen simpanan berjangka dapat menjadi salah satu pilihan untuk memberikan ruang bagi dana tersebut untuk tumbuh.
Melihat kebutuhan tersebut, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Allo Bank) melakukan penyesuaian suku bunga Allo Deposito dengan penawaran bunga hingga 9% per tahun, sesuai dengan nominal penempatan, tenor, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Melalui Allo Deposito, nasabah dapat memilih tenor mulai dari 1, 3, 6, 12 hingga 24 bulan, sehingga dana dapat ditempatkan sesuai dengan rencana penggunaan.
Destya D. Pradityo, Digital Strategy Head Allo Bank, mengatakan memiliki dana darurat merupakan salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan. Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, nasabah dapat mulai mempertimbangkan penempatan sebagian dana sesuai tujuan dan jangka waktu yang dimiliki. Karena itu, kami ingin memberikan pilihan yang memungkinkan nasabah mengelola dana secara lebih terencana, sekaligus memperoleh manfaat dari tingkat bunga yang kompetitif.
Dana darurat pada dasarnya disiapkan untuk menghadapi kebutuhan yang tidak terduga. Karena itu, sebagian dana tetap perlu ditempatkan pada instrumen yang mudah diakses untuk kebutuhan mendesak. Namun, untuk dana yang telah disiapkan sebagai financial buffer dan dapat direncanakan penggunaannya berdasarkan jangka waktu tertentu, deposito dapat menjadi salah satu alternatif penempatan dana dengan tenor yang dapat disesuaikan.
Dengan pilihan tenor mulai dari 1 hingga 24 bulan, Allo Deposito memberikan opsi bagi nasabah untuk menyesuaikan penempatan dana dengan kebutuhan masing-masing,
termasuk untuk kebutuhan jangka pendek maupun rencana finansial yang telah dipersiapkan sebelumnya.
(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]