Babeh Aldo Jadi Tersangka dan Ditahan, Pengacara Duga Ada 'Pesanan'
Jumat, 24 Juli 2026 - 20:08 WIB
Jakarta, VIVA – Penetapan tersangka dan penahanan Ali Ridho atau Babeh Aldo disesalkan karena banyak konten dan karyanya yang dianggap membawa perubahan positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel). Muncul dugaan adanya titipan atau motif di balik penersangkaan dan penahanan Babeh Aldo.
Baca Juga
"Ini ada pesanan atau apa? Karena tidak ada kesempatan bagi Babeh yang kami dampingi untuk istirahat, tidak dberikan kesempatan untuk menyampaikan sanggahan-sanggahan. Bahkan Babeh pun mempertanyakan alasan ditetapkan sebagai tersangka, namun dijawab seadanya dan tidak ditunjukkan fakta-fakta bahwa Babeh Aldo dinyatakan tersangka dengan dua bukti yang cukup," kata salah satu penasihat hukum Babeh Aldo, Gunawan dalam konferensi pers, Jumat 24 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gunawan menegaskan saat pemeriksaan, Babeh Aldo berstatus sebagai insan pers. Penasihat hukum bahkan ingin menghadirkan pimpinan redaksi tempat Babeh Aldo bertugas, namun ditolak penyidik dengan alasan akan disesuaikan dengan jadwal mereka.
Baca Juga
Penasihat hukum lainnya, Wahid hasyim menekankan seharusnya proses pemeriksaan terhadap Babeh Aldo berimbang. Tidak adanya ruang bagi penasihat hukum menghadirkan saksi disebut Wahid tak sesuai dengan paradigma KUHAP.
"Itu yang membuat kami kecewa. Paradigma KUHAP kita, seharusnya memberi ruang-ruang bagi Babeh Aldo unuk melindungi hak-haknya. Kami menduga jangan-jangam ada motif di belakang ini,'" katanya.
Baca Juga
"Jangan main-main deh terkait proses penegakan hukum kita. Masyarakat akan mengawasi terkait dengan tindakan-tindakan yang menurut kami ini sangat aneh," tambahnya.
Kekecewaan turut disampaikan Ustaz Soweh, tokoh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Peduli Perjuangan Babeh Aldo. Ia menilai Babeh Aldo sebagai sosok yang memberikan perubahan positif di kehidupan masyarakat melalui karyanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Seperti yang kita ketahui banyak kasus-kasus yang dibedah beliau. Baru-baru ini yang sangat dirasakan masyarakat adalah tentang kelangkaan BBM, tentang mafia BMM, tentang perlindungan dari oknum-oknum nakal terhadap mafia-mafia BBM. Alhamdulillah sekarang SPBU nakal relatif berkurang," ungkap Soweh.
"Kami menyatakan dukungan penuh kepada beliau dengan penetapan sebagai tersangkayang sangat singkat. Saya pribadi akan mengawal proses hukumnya. Insya Allah kami akan menggalang kekuatan untuk mendukung kebebasan Babeh Aldo," tambah Soweh.
Halaman Selanjutnya
Sebelumnya penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel pada Rabu malam, 22 Juli telah melakukan penahanan terhadap Babeh Aldo dengan status tersangka usai pemeriksaan yang berlangsung sejak pagi hari. Kutukan keras juga sebelum ya disuarakan PASTI Indonesia yang menilai penyidik mengabaikan keberadaan Dewan Pers karena status Babeh Aldo sebagai jurnalis.