Beaven Sibanda incar sabuk juara dunia WBC - ANTARA News Kalimantan Selatan
Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengemukakan talenta muda Afrika Beaven Sibanda telah pulih dari cedera serius sehingga akan kembali ke ring untuk melanjutkan perjuangannya mengincar sabuk juara dunia di kelas minimum (47,6 kg).
"Beaven Sibanda akhirnya akan kembali beraksi pada September, mengakhiri absen panjangnya akibat cedera tendon achilles yang serius," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Petinju berbakat asal Zimbabwe itu mengalami cedera pada Agustus 2025 saat menjalani sesi uji tanding atau sparring. Kondisi tersebut memaksanya menarik diri dari jadwal pertahanan gelar International Boxing Federation (IBF) kelas minimum yang semula telah direncanakan serta menjalani operasi untuk memperbaiki tendon achilles yang robek.
Proses pemulihannya memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Sibanda bahkan terpaksa melewatkan peluang untuk memperebutkan gelar juara dunia WBC pada awal tahun ini karena timnya menilai kondisi fisiknya belum cukup siap untuk kembali bertarung di level elite.
Meski harus menepi dalam waktu yang cukup panjang, petinju berjuluk "The One" itu tetap diperhitungkan di jajaran petinju kelas minimum dunia. Pada usia 24 tahun, Sibanda masih menempati posisi yang kompetitif dalam peringkat dunia dan dipandang memiliki peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Sepanjang karir profesionalnya, Sibanda membukukan rekor sembilan kemenangan tanpa kekalahan, dengan empat kemenangan diraih melalui knockout (KO). Catatan tak terkalahkan tersebut menjadi salah satu alasan ia tetap dipandang sebagai prospek utama dari Afrika di divisi kelas minimum, meskipun sempat kehilangan momentum akibat cedera panjang.
Sebelum mengalami cedera, Sibanda menunjukkan perkembangan yang konsisten dengan meraih sejumlah kemenangan penting yang mengantarkannya ke jajaran penantang gelar dunia. Performa impresif itu membuatnya dipercaya mendapatkan kesempatan mempertahankan gelar IBF dan membuka jalan menuju perebutan sabuk juara dunia versi WBC.
Petarung kelahiran Harare itu secara luas dianggap sebagai salah satu kandidat utama yang menguasai divisi strawweight pada masa mendatang. Kecepatan tangan, disiplin bertahan, serta kemampuan mengendalikan tempo pertarungan menjadi kekuatan utama yang membuatnya diperhitungkan di antara para petinju muda di kelas tersebut.
WBC menyatakan bahwa kembalinya Sibanda ke ring pada September akan menjadi momen penting dalam karirnya.
Setelah berbulan-bulan menjalani rehabilitasi dan program pemulihan intensif, ia bertekad membuktikan bahwa dirinya masih menjadi salah satu kekuatan utama di divisi kelas minimum sekaligus melanjutkan perjuangan untuk mendapatkan kesempatan merebut sabuk juara dunia WBC.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Beaven Sibanda pulih dari cedera kembali incar sabuk juara dunia WBC
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.