peezycoineth.vip

Bersih-bersih sungai serentak di 11 titik Jakarta dukung program Prabowo - ANTARA News Megapolitan

2026-08-15 09:25

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 3.550 personel gabungan TNI-Polri, Pemprov DKI Jakarta, komunitas, relawan, dan masyarakat menggelar karya bakti bersih-bersih sungai secara serentak di 11 titik Jakarta dan sekitarnya untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

"Mudah-mudahan kegiatan ini rutin dan terus kita lakukan bersama untuk menciptakan kebersihan lingkungan, dan mudah-mudahan juga dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar dan tentunya masyarakat DKI Jakarta," kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri saat meninjau pembersihan sungai di Jakarta, Sabtu.

Kegiatan karya bakti yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut melibatkan 3.550 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemprov DKI Jakarta, perangkat dinas, komunitas, relawan, hingga elemen masyarakat.

Pusat kegiatan berlangsung di Kali Angke, kawasan Kalijodo, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Metro Jaya hadir mendampingi Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto.

“Pada kesempatan pagi hari ini kita melaksanakan kegiatan bersih-bersih di 11 titik, termasuk di Kepulauan Seribu. Kami bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat melaksanakan kegiatan pembersihan ini dan akan kami lakukan secara rutin,” ujar Deddy.

Selain pengerukan sampah dan sedimen untuk menjaga kelancaran aliran air serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi El Nino, rangkaian karya bakti juga diisi dengan penanaman pohon penghijauan dan penyerahan tali asih kepada masyarakat.

Selain Kali Angke, karya bakti serentak ini dilaksanakan di 10 titik lain yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, Kepulauan Seribu, Tangerang, Kabupaten Tangerang, Depok, dan Bekasi.

Pewarta: Ilham Kausar
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.