Bikin Geger Warga, Temuan 3 Bom Pipa Pascakonflik di Flores Timur Dimusnahkan Gegana
Jumat, 24 Juli 2026 - 13:59 WIB
Kupang, VIVA - Sebanyak tiga bom pipa rakitan yang ditemukan warga pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, dimusnahakan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga
Pemusnahan dilakukan guna memastikan tak ada lagi potensi bahaya dari bahan peledak yang ditemukan warga pascakonflik antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak, dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan benda mencurigakan kepada aparat kepolisian. Langkah tersebut sangat penting sehingga Tim Jibom dapat segera melakukan sterilisasi, pengamanan, hingga pemusnahan sesuai standar operasional yang berlaku," ucap Kapolres Flores Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Adhitya Octorio Putra, Jumat, 24 Juli 2026.
Baca Juga
Dia menjelaskan, bom pipa pertama ditemukan seorang warga saat memungut buah asam di sekitar lokasi pembuangan sampah di Dusun Bele. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas sehingga Tim Jibom segera melakukan sterilisasi dan mengevakuasi benda yang dipastikan merupakan bom pipa rakitan.
Tidak lama kemudian, warga kembali menemukan dua bom pipa rakitan lainnya di sekitar pekarangan rumah Kepala Desa Waiburak. Tim Jibom langsung mengamankan kedua bom tersebut sebelum seluruh barang bukti dibawa ke lokasi disposal untuk dimusnahkan.
Baca Juga
Berdasarkan hasil identifikasi Tim Jibom, ketiga barang bukti merupakan bom pipa rakitan dengan daya ledak rendah. Meski demikian, bahan peledak tersebut tetap berpotensi membahayakan apabila mengalami benturan, tekanan, atau pemicu lainnya.
"Walaupun daya ledaknya tergolong rendah, benda tersebut tetap berbahaya bagi keselamatan masyarakat. Karena itu kami memutuskan melakukan disposal sesuai SOP hingga seluruh bom berhasil dinetralisir dan tidak lagi memiliki potensi membahayakan," katanya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh maupun memindahkan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak apabila ditemukan di lapangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Segera laporkan kepada aparat kepolisian atau personel keamanan terdekat apabila menemukan benda mencurigakan. Jangan mencoba memegang, memindahkan, ataupun membongkarnya sendiri karena dapat membahayakan keselamatan," ujar dia.
Ia menambahkan Polres Flores Timur bersama Brimob Polda NTT dan TNI terus melakukan patroli, pengamanan, dan pemantauan di wilayah Adonara Timur guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama proses pemulihan pascakonflik.
Halaman Selanjutnya
"Kami memastikan situasi kamtibmas di Adonara Timur tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan agar proses pemulihan pascakonflik berjalan dengan baik," katanya. (Ant)