peezycoineth.vip

BKSDA Kaltim telusuri jejak orangutan di jalan raya Bengalon Kutim - ANTARA News Kalimantan Timur

2026-09-12 02:08

Samarinda (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Timur Kaltim menelusuri jejak kemunculan invidu orangutan (Pongo pygmaeus) yang terlihat melintas di sekitar jalan raya baru kawasan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada awal September 2026.

Kepala BKSDA Kalimantan Timur (Kaltim) M Ari Wibawanto di Samarinda, Jumat, mengatakan penelusuran tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan setelah video kemunculan satwa dilindungi tersebut menjadi perhatian publik.

Tim BKSDA telah melakukan verifikasi langsung dengan mencermati lokasi dari berbagai sisi serta mencocokkan dengan objek yang terlihat dalam rekaman.

"Dalam penelusuran tersebut, tim kami menemukan sarang orangutan pada sebuah pohon yang berada tidak jauh dari jalan raya. Temuan ini menjadi bagian dari analisis lapangan untuk mengetahui lebih dalam keberadaan dan aktivitas orangutan di sekitar kawasan tersebut," ujar Ari.

Lebih lanjut Ari menjelaskan kawasan Bengalon dan wilayah sekitarnya memang merupakan bagian dari habitat asli orangutan. Pergerakan alami satwa endemik tersebut dapat membawanya mendekati fasilitas umum, terutama ketika jalur jelajahnya bersinggungan langsung dengan kawasan yang kini padat dengan aktivitas manusia.

Sebagai langkah edukasi dan mitigasi risiko, BKSDA Kaltim mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat setempat maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut agar tidak melakukan interaksi yang dapat membahayakan keselamatan satwa maupun manusia.

"Masyarakat kami imbau untuk tidak memberi makan, menyentuh, mengejar, maupun mendekati orangutan. Jika menemukan orangutan di sekitar jalan, segera laporkan kepada petugas kami agar dapat dilakukan pemantauan dan penanganan secara tepat dan aman," ucap Ari.

Sebagai bentuk komitmen perlindungan satwa, BKSDA Kaltim selanjutnya terus menggencarkan pemantauan terhadap pergerakan orangutan beserta kondisi habitat di sekitar jalan raya baru Bengalon.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.