BMKG imbau masyarakat Palu tingkatkan kesiapsiagaan potensi gempa
BMKG imbau masyarakat Palu tingkatkan kesiapsiagaan potensi gempa
Sabtu, 12 September 2026 11:52 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu melakukan simulasi terjadinya gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/Moh Salam
Kota Palu (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya gempa bumi di daerah tersebut.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro di Kota Palu, Sabtu, mengatakan hingga saat ini pihaknya sudah mencatat satu kali gempa susulan dengan magnitudo 2.1 di Kabupaten Donggala.
"Untuk gempa kemarin dengan magnitudo 4.7 itu susulannya baru tercatat satu kejadian yakni magnitudo 2.1 dan hingga saat ini tidak ada lagi catatan gempa susulan lainnya," kata Djati.
Ia mengemukakan bahwa gempa yang terjadi tersebut disebabkan adanya aktivitas sesar Palu-Koro.
"Gempa ini merupakan aktivitas tektonik biasa dan masyarakat tetap waspada mengingat tren kejadian gempanya untuk lokasi yang sama belum signifikan," kata dia seraya menambahkan bahwa gempa susulan itu berada di 11 kilometer utara Donggala dengan kedalaman lima kilometer.
BMKG, kata dia, juga terus membagikan informasi resmi mengenai aktivitas kegempaan agar masyarakat dapat mengakses perkembangan data secara akurat dan terpercaya.
"Gempa bumi memang belum dapat diprediksi kapan dan di mana akan terjadi. Karena itu, informasi yang disampaikan BMKG ditujukan sebagai panduan agar masyarakat dapat mengenali potensi dan melakukan mitigasi," sebutnya.
Sementara itu, BMKG telah mengoperasikan sebanyak 36 sensor gempa yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah untuk memantau aktivitas gempa bumi secara real-time.
Sebelumnya gempa bumi mengguncang Kabupaten Donggala dengan magnitudo 4,7 pada Jumat (11/9) pukul 8.53 WITA dengan gempa susulan sekali magnitudo 2,1 pukul 9.14 WITA.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026