BPBD Banjar perkuat respons cepat cegah karhutla meluas - ANTARA News Kalimantan Selatan
BPBD Kabupaten Banjar siap menghadapi potensi peningkatan karhutla dengan menyiagakan personel,
Banjar, Kalsel (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memperkuat respons cepat menghadapi potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas dan kondisi lahan yang semakin kering.
Langkah tersebut dilakukan dengan meningkatkan kesiapsiagaan personel, peralatan pemadaman, pemantauan wilayah rawan, serta koordinasi lintas sektor untuk mencegah api meluas dan mendekati permukiman warga.
Kepala BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha di Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel dan berbagai sarana pendukung agar penanganan karhutla dapat dilakukan sesegera mungkin ketika laporan diterima.
Berdasarkan data perkembangan karhutla Kabupaten Banjar, luas wilayah yang terdampak kebakaran hingga saat ini mencapai 1.496 hektare.
Kondisi tersebut mendorong BPBD memperkuat pencegahan sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat.
Penguatan respons dilakukan melalui koordinasi dengan TNI, Polri, Bridalkarhut, DPKP Kabupaten Banjar, PMI Kabupaten Banjar, sejumlah barisan pemadam kebakaran, Manggala Agni, pemerintah kecamatan dan desa, relawan serta unsur terkait lainnya.
Setiap laporan yang masuk ditangani melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar dengan terlebih dahulu melakukan pencatatan dan verifikasi lokasi serta kondisi kejadian sebelum personel dan peralatan dikerahkan ke titik kebakaran.
Setelah tiba di lokasi, tim melakukan kaji cepat untuk menentukan strategi pemadaman. Penanganan dilanjutkan dengan pemadaman, pendinginan dan pemantauan berkala guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
“Seluruh perkembangan penanganan dipantau dan dilaporkan melalui Pusdalops,” jelasnya.
Cuaca panas, lahan kering dan hembusan angin juga dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, kecepatan menerima laporan dan mengerahkan personel menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.
Selain memperkuat penanganan, jelasnya, BPBD juga meningkatkan pemantauan wilayah rawan dan hotspot, patroli serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi lahan sangat kering.
“Jangan melakukan pembakaran lahan, karena api dapat dengan cepat meluas dalam kondisi lahan kering dan cuaca panas. Jika melihat adanya kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkas Wasis.
Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.