BPBD Rejang Lebong siagakan personel antisipasi kebakaran hutan - ANTARA News Bengkulu
Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta permukiman menjelang puncak musim kemarau di wilayah itu.
Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong M Budianto saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang sehingga meningkatkan risiko kebakaran.
"Kita sudah menyiagakan TRC beserta peralatan pendukung seperti mobil tangki, selang, dan sarana lainnya untuk mengantisipasi potensi kebakaran pada puncak musim kemarau nanti," kata Budianto.
Dia menjelaskan, selain menyiagakan personel dan armada, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Rejang Lebong, TNI, serta Polri.
BPBD Rejang Lebong, kata dia, juga telah menerbitkan surat imbauan yang didistribusikan kepada para camat di 15 kecamatan agar diteruskan kepada warga setempat.
"Isi imbauannya meminta masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan tidak melakukan pembukaan lahan pertanian dengan cara membakar hutan," ujarnya.
Untuk mengantisipasi dampak kekeringan BPBD Rejang Lebong juga menyiagakan satu unit mobil tangki guna mendistribusikan air bersih bagi warga yang membutuhkan di seluruh kecamatan.
Menurut dia, penyaluran bantuan air bersih tersebut nantinya dilaksanakan berkolaborasi dengan instansi teknis terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Kaba.
Dia menambahkan, musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan siklus normal, periode kemarau di wilayah tersebut berlangsung mulai April hingga Oktober.
Berdasarkan data BPBD Rejang Lebong sejumlah kecamatan yang rawan terjadi kasus kebakaran hutan dan lahan ini di antaranya di Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kota Padang, Sindang Beliti Ilir dan Sindang Beliti Ulu, serta kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di wilayah kecamatan lainnya yakni Bermani Ulu dan Bermani Ulu Raya.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.