BPS Papua sebut kunjungan wisman naik 26,39 persen pada Juni 2026
BPS Papua sebut kunjungan wisman naik 26,39 persen pada Juni 2026
Rabu, 5 Agustus 2026 15:22 WIB
Jalan ring road yang ada di Kota Jayapura merupakan salah satu akses menuju daerah perbatasan RI-PNG (ANTARA/Qadri Pratiwi)
Jayapura (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Papua pada Juni 2026 mencapai 13.608 kunjungan atau meningkat 26,39 persen dibandingkan Mei 2026 yang sebanyak 10.767 kunjungan.
Pelaksana tugas Kepala BPS Provinsi Papua Akhmad Jaelani di Jayapura, Rabu, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan mobilitas wisatawan asing yang masuk melalui pintu keimigrasian di Kota Jayapura.
“Asal wisman pada Juni 2026 masih didominasi wisatawan dari kawasan Oseania dengan jumlah 13.465 kunjungan. Selain itu, terdapat 130 kunjungan dari kawasan Asia, tujuh kunjungan dari Amerika dan enam kunjungan dari Eropa, sementara tidak tercatat kunjungan wisman dari kawasan Timur Tengah,” katanya.
Menurut Akhmad, pihaknya juga mencatat perkembangan jumlah wisman sepanjang semester pertama 2026 berfluktuasi.
“Di mana setelah mencapai 14.993 kunjungan pada Januari, jumlah kunjungan menurun pada Februari hingga Mei sebelum kembali meningkat pada Juni menjadi 13.608 kunjungan,” ujarnya.
Dia menjelaskan di sisi lain, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Juni 2026 tercatat sebanyak 215.250 perjalanan atau turun 0,81 persen dibandingkan Mei 2026.
Meski demikian, secara kumulatif Januari hingga Juni 2026, perjalanan wisnus mencapai 1.434.589 perjalanan atau meningkat 8,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Dengan daerah tujuan utama yakni Kota Jayapura dengan porsi 40,06 persen, disusul Kabupaten Jayapura sebesar 28,06 persen dan Kabupaten Keerom sebesar 11,75 persen,” katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya juga mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada Juni 2026 sebesar 40,28 persen, sedangkan hotel non bintang sebesar 18,28 persen. Rata-rata lama menginap tamu masing-masing tercatat 1,74 hari untuk hotel berbintang dan 1,45 hari untuk hotel non bintang.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026