BPS sediakan layanan aplikasi selama perpanjangan SE2026 - ANTARA News Jambi
Kota Jambi (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyediakan kemudahan untuk masyarakat yang belum didatangi petugas dalam bentuk layanan aplikasi dan panggilan terpusat (call center) selama masa perpanjangan sensus ekonomi 2026.
"Kami menyediakan link (alamat), pakai kode rahasia (OTP), masyarakat silahkan isi sendiri, nanti masuk ke kita," kata Kepala BPS Provinsi Jambi Aidil Adha di Kota Jambi, Selasa.
Aidil menjelaskan, untuk memastikan seluruh masyarakat mendapat layanan sensus ekonomi, BPS Provinsi Jambi mengimbau warga yang merasa belum didata supaya aktif memberikan partisipasi, melalui penggunaan layanan call center di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi melalui nomor 0815-1126-2026 atau melalui aplikasi fasilitator sensus dan survei digital atau disingkat FASIH.
"Dengan layanan itu, masyarakat dapat menghubungi petugas datang melakukan pendataan langsung ke rumah," katanya.
Selain itu, untuk masyarakat dengan mobilitas tinggi yang sulit ditemui, BPS juga menyediakan tautan pengisian mandiri (link) berbasis OTP.
Ia mengungkapkan bahwa proses pendataan masih terus berjalan dan diperpanjang hingga 15 September mendatang.
Perpanjangan itu dilakukan untuk menyisir masyarakat yang belum terdata sekaligus memperbarui data yang dinilai tidak sesuai atau mengalami anomali.
Berdasarkan data capaian sementara, petugas di lapangan telah menemukan hampir 200 ribu keluarga baru. Dari jumlah itu, sebanyak 10 persen belum terekam melalui pendataan.
Rata-rata, petugas kesulitan melakukan pendataan di wilayah Kota Jambi, mengingat wilayah tersebut memiliki karakteristik berbeda dengan daerah (kabupaten), karena di sana, banyak warga yang memiliki aktivitas pekerjaan di luar daerah, sehingga petugas sering kesulitan untuk menemui responden.
Sensus ekonomi 2026 di Provinsi Jambi menargetkan 428 ribu sasaran di seluruh wilayah kabupaten dan kota. Dengan menerjunkan 3.467 petugas.
"Selain menuntaskan 10 persen sisa target pendataan hingga 15 September, kita juga manfaatkan untuk evaluasi, verifikasi temuan anomali baik yang salah input petugas maupun ketidaksesuaian informasi dari responden," ungkapnya.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.