peezycoineth.vip

Buka HSN 2026, 1.200 pelajar Lamongan ikuti Jelajah Santri - ANTARA News Jawa Timur

2026-09-19 11:21

Lamongan (ANTARA) - Sebanyak 1.200 pelajar mengikuti Jelajah Santri Satuan Karya Pramuka (Sako) Pandu Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) sebagai pembuka rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan Ali Nurdin mengatakan kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 15 kecamatan atau Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ma’arif NU se-Kabupaten Lamongan.

"Masing-masing MWCNU mengirimkan delapan regu, terdiri atas empat regu tingkat SD/MI dan empat regu tingkat MTs/SMP," katanya di Lamongan, Sabtu.

Ia menjelaskan setiap regu didampingi satu orang pendamping dan setiap kecamatan memiliki satu Pimpinan Kontingen (Pinkon). Dengan demikian, terdapat sekitar 90 pendamping regu dan 15 Pinkon dalam kegiatan tersebut.

Para peserta menempuh rute sekitar 3-4 kilometer yang dimulai dari Pos 1 di Alun-Alun Lamongan, kemudian Pos 2 di Dinas Pendidikan Lamongan dan berakhir di Pos 3 di SD NU Lamongan.

Ali mengatakan Jelajah Santri menjadi bagian dari program kerja LP Ma’arif NU Lamongan sekaligus rangkaian kegiatan HSN 2026 yang digelar PCNU Lamongan.

Sementara itu, Ketua PCNU Lamongan Syahrul Munir mengatakan rangkaian HSN diisi sejumlah kegiatan, di antaranya cerdas cermat Aswaja dan lomba membaca kitab Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.

"Selain jelajah santri, ada cerdas cermat Aswaja dan lomba membaca Kitab Qanun Asasi," katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program kepramukaan LP Ma’arif NU Lamongan setelah sebelumnya lembaga itu melaksanakan Kursus Mahir Dasar (KMD).

Gus Syahrul berharap rangkaian kegiatan HSN tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi turut memperkuat pemahaman ke-NU-an dan kebersamaan di kalangan pelajar Ma’arif.

Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.