peezycoineth.vip

Buku

2026-09-12 04:45

Buku "The Art of Heroic Leadership" resmi diluncurkan

Sabtu, 12 September 2026 11:45 WIB

Image Print

Sampul buku "The Art of Heroic Leadership: From Systemic Blindness to Trustworthy Shared Action” karya Zulfikar M. Rachman (Coach Kangzul) dan Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf (Coach AMY) dijadwalkan meluncur di Kinokuniya Book Store, Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (12/9). ANTARA/Ho

Jakarta (ANTARA) - Buku kepemimpinan bertajuk “The Art of Heroic Leadership: From Systemic Blindness to Trustworthy Shared Action” karya Zulfikar M. Rachman (Coach Kangzul) dan Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf (Coach AMY) dijadwalkan meluncur di Kinokuniya Book Store, Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (12/9).

Buku setebal 324 halaman yang diterbitkan oleh IPB Press tersebut mengusung gagasan utama bahwa kegagalan kepemimpinan modern kerap kali dipicu oleh titik buta sistemik (systemic blindness), bukan sekadar kurangnya data atau kecerdasan.

Penulis buku yang juga merupakan Direktur Utama Perum LKBN ANTARA periode 2007–2012, Ahmad Mukhlis Yusuf, mengatakan buku ini ditulis untuk mengajak para pemimpin mengevaluasi kesadaran mendasar sebelum mengambil tindakan di tengah disrupsi dan kerumitan sistemik.

"Melalui buku ini, kami tidak hanya menawarkan teknik manajemen, tetapi sebuah perjalanan kesadaran batin, kepemimpinan berbasis kehadiran (presence), serta nilai-nilai kearifan kolektif seperti Gotong Royong 2.0 untuk membangun aksi bersama yang tepercaya," kata Mukhlis dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Qodari: Buku "Juru Bicara" relevan dengan tugas Bakom

Baca juga: Yusril: Tak ada persoalan mendasar dengan isi buku "Islam ala Prabowo"

Baca juga: Kemenbud meluncurkan 5 jilid buku sejarah Indonesia


Ia menambahkan bahwa kepemimpinan saat ini terus diuji oleh kompleksitas dan interdependensi, sehingga para pemimpin rentan hanya melihat sebagian kecil dari dinamika persoalan yang ada.

Sementara itu, co-author Zulfikar M. Rachman menjelaskan istilah heroic yang digunakan dalam buku ini tidak mengacu pada sosok pahlawan tunggal yang bekerja sendiri.

"Pahlawan dalam buku ini bukanlah sosok yang berdiri di luar sistem untuk menyelamatkan orang lain, melainkan pemimpin yang berani menyelami dirinya sendiri, menyadari titik butanya, serta hadir secara utuh bersama tim untuk menggerakkan perubahan nyata," ujar Zulfikar.

Buku ini turut mendapatkan catatan pengantar dari penggagas Theory U dari MIT Sloan School of Management, C. Otto Scharmer, yang menyoroti pentingnya kepemimpinan berakar pada kejernihan cara melihat, mendengar, dan bertindak.

Peluncuran buku yang berlangsung pukul 14.00–17.00 WIB tersebut dirangkaikan dengan bedah buku mengenai konsep Systems, Self, Shift, diskusi interaktif bersama praktisi kepemimpinan, serta sesi penandatanganan buku.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Buku “The Art of Heroic Leadership” resmi diluncurkan

Pewarta : Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026