Bulog Sumut maksimalkan penyaluran Minyakita ke mitra jaga pasokan - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memaksimalkan penyaluran Minyakita kepada sejumlah mitra guna menjaga pasokan bahan pokok tersebut di pasaran.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto mengatakan penyaluran kepada setiap mitra dilakukan secara maksimal hingga mencapai 2.400 liter per pekan.
"Penyaluran secara maksimal tersebut agar ketersediaan Minyakita tetap terjaga di pasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Budi, di Medan, Rabu.
Ia mengatakan penyaluran Minyakita melalui sejumlah mitra ditargetkan mencapai tiga juta liter pada September 2026, meningkat dibandingkan realisasi pada Agustus sekitar 2,8 juta liter.
Penyaluran Minyakita juga dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Perdagangan setempat, produsen, Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), serta Rumah Pangan Kita (RPK).
Pihaknya mengimbau masyarakat membeli Minyakita di toko atau gerai yang memasang spanduk atau logo Bulog, agar memperoleh produk sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.
"Jika masyarakat menemukan Minyakita dijual di atas HET, sebaiknya tidak membelinya atau melapor ke Bulog. Carilah toko yang menjual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya pula.
Bulog Sumut juga terus mengawasi kualitas Minyakita melalui pengendalian mutu yang diterapkan oleh para produsen.
Ia mengatakan pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan proses produksi, termasuk aspek higiene dan keamanan pangan, telah memenuhi standar yang ditetapkan.
"Untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas Minyakita yang beredar di pasaran," katanya lagi.
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.