peezycoineth.vip

Bung Harpa Bongkar Kelemahan John Herdman di Timnas Indonesia: Tak Paham Sepak Bola ASEAN

2026-08-10 18:50

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:50 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola Bung Harpa menyoroti kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Menurutnya, persoalan utama Skuad Garuda bukan semata-mata kualitas John Herdman sebagai pelatih.

Baca Juga

Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut membuat Skuad Garuda finis di posisi ketiga dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan. Indonesia berada di bawah Vietnam yang keluar sebagai juara grup dengan 10 poin dan Singapura yang mengamankan posisi kedua dengan delapan poin.

Baca Juga

Kegagalan tersebut membuat Bung Harpa mempertanyakan sejumlah keputusan yang diambil John Herdman sejak menangani Timnas Indonesia.

Namun, dia menegaskan tidak menganggap pelatih asal Inggris tersebut sebagai sosok yang buruk.

Baca Juga

Menurut Bung Harpa, persoalannya justru terletak pada kemampuan Herdman dalam membaca karakter sepak bola Asia Tenggara.

"Menurut gue John Herdman ini bukan pelatih jelek, tapi pelatih yang tidak paham kawasan," ujar Bung Harpa dikutip dari akun YouTube pribadinya.

Pengamat sepakbola, Haris Pardede atau Bung Harpa

Photo :

  • VIVA/Surya Aditiya

Dia kemudian membandingkan Herdman dengan sejumlah pelatih yang pernah sukses di Asia Tenggara, seperti Park Hang-seo bersama Vietnam, Peter Withe bersama Thailand, Alfred Riedl, hingga Kim Sang-sik.

Menurutnya, para pelatih tersebut memiliki kemampuan untuk memahami kultur dan karakter permainan di kawasan ASEAN.

"Lihat Park Hang-seo. Lihat Alfred Riedl, walaupun dia pelatih Eropa, tapi dia memahami kawasan. Peter Withe bersama Thailand sukses, dia memahami kawasan. Kim Sang-sik paham kawasan," katanya.

Bung Harpa menilai pemahaman terhadap karakter kawasan menjadi faktor penting karena pertandingan di Asia Tenggara tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dan taktik.

Pelatih juga dituntut mampu membangun mentalitas pemain, membaca situasi pertandingan, serta memahami karakter lawan yang dihadapi.

Dia menilai hal tersebut belum terlihat secara maksimal selama Herdman menangani Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bung Harpa Soroti John Herdman Tidak Ada Plan B

Selain persoalan adaptasi dengan sepak bola ASEAN, Bung Harpa juga menyoroti aspek taktik yang diterapkan Herdman.

Halaman Selanjutnya

Dia menilai pelatih berusia 51 tahun tersebut terlalu terpaku dengan satu pendekatan permainan sehingga kesulitan melakukan perubahan ketika strategi awal tidak berjalan.