Bupati Bogor ajak masyarakat nonton Film Istimewa demi rumah disabilitas - ANTARA News Megapolitan
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat menonton Film Istimewa hingga menembus satu juta penonton untuk mendukung pembangunan rumah bagi penyandang disabilitas di sejumlah daerah di Indonesia.
“Apabila tembus satu juta penonton, maka akan dibangun rumah-rumah istimewa di beberapa kabupaten kota di Indonesia. Ayo berikan dukungan bareng-bareng,” kata Rudy seusai nonton bareng Film Istimewa di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.
Ia bahkan mengajak para kepala daerah di seluruh Indonesia turut menggerakkan masyarakat untuk menonton film tersebut karena membawa pesan mengenai kehidupan dan masa depan anak-anak berkebutuhan khusus.
Menurut Rudy, rumah-rumah tersebut dibutuhkan sebagai ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkumpul, berinteraksi, sekaligus mengembangkan kreativitas dan potensi mereka.
“Ciptakanlah rumah-rumah buat mereka agar mereka punya ruang untuk berkumpul, ruang untuk berkreasi,” ujarnya.
Rudy menyaksikan film tersebut bersama anak-anak penyandang disabilitas dari Special Olympics Indonesia (SOIna), National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), serta sejumlah kelompok lainnya.
Kegiatan nonton bareng itu memenuhi dua studio. Rudy berharap perangkat daerah hingga dunia usaha dapat mengajak lebih banyak kelompok masyarakat menyaksikan film tersebut sehingga target satu juta penonton dapat tercapai.
“Hari ini dua studio penuh. Tadinya kita ingin lebih. Mudah-mudahan nanti organisasi perangkat daerah (OPD) yang lain bisa mengajak beberapa kelompok yang lain. Dunia usaha juga bisa mengajak kelompok-kelompok yang lain, biar cepat tembus satu juta,” katanya.
Rudy menilai Film Istimewa memberikan pesan kuat mengenai perjuangan keluarga dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus sekaligus menunjukkan bahwa mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan masa depan.
Ia juga memberikan semangat kepada para orang tua yang selama ini mendampingi dan membesarkan anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kita hanya ingin memberikan semangat kepada mereka, ingin memberikan semangat kepada orang tua mereka yang tentunya butuh perjuangan besar membesarkan anak-anak istimewa,” ujar Rudy.
Menurut dia, dukungan terhadap penyandang disabilitas tidak harus seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan dapat dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
Pemkab Bogor, kata dia, juga memiliki wisma bagi penyandang disabilitas yang akan dikembangkan lebih lanjut pada 2027 dengan menyediakan lebih banyak ruang yang representatif.
“Kita pun Pemerintah Kabupaten Bogor siap berkolaborasi dengan siapa pun, kita bangun tempat yang representatif untuk anak-anak kita semua,” kata Rudy.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.