peezycoineth.vip

Bupati HSS dorong penambahan sumber air baku dari Bendung Amandit - ANTARA News Kalimantan Selatan

2026-10-06 08:40
Air ledeng di Kecamatan Sungai Raya yang dari bendung tersebut sangat jernih, karena berasal dari pegunungan,

Kandangan (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor mendorong penambahan sumber air baku dari Bendung Amandit, saat kunjungan meninjau kondisi bendung yang berada di Desa Malutu, Kecamatan Padang Batung, Selasa.

Adapun Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur Bendung Amandit, yang memiliki peran penting dalam mendukung sistem pengairan pertanian di wilayah Kabupaten HSS.

Selain untuk kebutuhan irigasi, Bendung Amandit diketahui juga menjadi salah satu sumber bahan baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) IKK Sungai Raya, yang melayani kebutuhan air bersih masyarakat.

Dengan kondisi tersebut menjadi potensi yang perlu dimanfaatkan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.

“Air ledeng di Kecamatan Sungai Raya yang dari bendung tersebut sangat jernih, karena berasal dari pegunungan langsung,” ucap bupati.

Pihaknya juga dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS berencana membangun sambungan pipa, dari Bendung Amandit menuju intake Muara Banta.

“Tahun ini kami ingin melakukan pemasangan sambungan pipa menuju intake Muara Banta,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan sumber air dari Bendung Amandit merupakan bagian strategi pemkab menekan biaya pengolahan air dalam jangka panjang, khususnya dalam mengurangi penggunaan kaporit.

Selain efisiensi biaya, upaya tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kesehatan air yang dikonsumsi masyarakat.

“Kita ingin anak-anak mendapatkan air bersih sehat, tumbuh sehat normal, terhindar stunting, dan pelayanan air bersih lebih maksimal,” harapnya.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.