Bupati Lambar sebut sinergi OPD percepat capaian pembangunan daerah
Lampung Barat (ANTARA) - Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, dengan menghilangkan ego sektoral dan meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan program pemerintah.
Hal tersebut ditekankan Parosil Mabsus saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) Triwulan II Tahun 2026 di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Selasa.
“Pembangunan tidak dapat dicapai jika setiap perangkat daerah berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang baik. Yang dibutuhkan adalah kerja sama dalam satu sistem yang saling mendukung,” kata Parosil Mabsus sebagaimana dikonfirmasi di Lampung Selatan, Selasa.
Menurutnya, Rakor POP merupakan forum strategis untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan program pembangunan, realisasi serapan anggaran, serta kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi target pendapatan daerah.
“Kegiatan ini strategis untuk melihat progres sekaligus melakukan evaluasi terkait serapan anggaran dan kemampuan dalam mencapai target pendapatan daerah,” ujarnya.
Ia mengatakan rapat koordinasi tidak hanya menjadi wadah evaluasi kinerja, tetapi juga sarana memperkuat tata kelola pemerintahan melalui peningkatan koordinasi lintas sektor.
Menurut dia, forum tersebut harus dimanfaatkan untuk menghilangkan ego sektoral yang berpotensi menghambat efektivitas pelaksanaan program pembangunan.
“Tujuan rapat koordinasi pertama adalah menilai apakah kinerja kita sudah baik atau belum. Kedua, menghilangkan ego sektoral yang mungkin ada di setiap satuan kerja. Ketiga, meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab,” kata dia.
Parosil menegaskan keberhasilan pembangunan daerah merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang berjalan dalam satu sistem, bukan tanggung jawab satu OPD semata.
Dia mengatakan pengendalian operasional pembangunan tidak hanya berfokus pada capaian fisik maupun realisasi anggaran, tetapi juga memastikan seluruh kebijakan dan program berjalan secara terkoordinasi.
“Yang paling penting adalah melakukan koordinasi agar seluruh gerak langkah pembangunan dapat berjalan secara terpadu. Jika semua mengikuti sistem dan arahan pimpinan, target pembangunan akan lebih mudah tercapai,” ujar dia.
Selain itu, Parosil mengingatkan agar serapan anggaran tidak hanya dikejar dari sisi persentase realisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelaksanaan program yang berkualitas, tepat sasaran, dan berdampak langsung.
Dia meminta seluruh kepala perangkat daerah segera mengidentifikasi berbagai hambatan pelaksanaan kegiatan, mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan, tidak menunda program yang telah siap dilaksanakan, serta terus memperkuat koordinasi lintas OPD.
Bupati juga menekankan seluruh perangkat daerah harus berkontribusi terhadap pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), terutama dalam percepatan penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, serta pemenuhan mandatory spending pada sektor infrastruktur.
Mengakhiri arahannya, Parosil mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadikan Rakor POP Triwulan II sebagai momentum memperkuat kolaborasi pada semester kedua 2026.
“Bangun semangat bergerak cepat, bekerja tepat, dan bertanggung jawab. Hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi, karena hanya dengan sinergi seluruh perangkat daerah kita dapat mewujudkan target pembangunan yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.