peezycoineth.vip

Bupati minta DKPP Seruyan proaktif petakan potensi dan kebutuhan pertanian

2026-09-19 05:04

Bupati minta DKPP Seruyan proaktif petakan potensi dan kebutuhan pertanian

Sabtu, 19 September 2026 12:04 WIB

Image Print

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda (kuri) mengunjungi lahan pertanian masyarakat dan ikan, sekaligus panen semangka, (16/9/2026). (ANTARA/HO-Prokom Seruyan)

Kuala Pembuang (ANTARA) - Bupati Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah Ahmad Selanorwanda mengapresiasi petani yang memanfaatkan lahan persawahan saat musim kemarau untuk pengembangan komoditas hortikultura seperti semangka dan timun.

"Lahan yang pada musim tanam padi merupakan lahan sawah, ternyata pada musim kemarau juga bisa dimanfaatkan menjadi lebih produktif," kata Ahmad Selanorwanda di Kuala Pembuang.

Menurut dia, pemanfaatan lahan pada masa jeda tanam padi tersebut dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi petani.

Ia mengatakan pola tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan dan menjadi contoh bagi petani lainnya di Kabupaten Seruyan dengan menyesuaikan jenis tanaman terhadap kondisi lahan.

Baca juga: Legislator Seruyan soroti kondisi kekeringan dampak kemarau

Bupati juga mengatakan keberhasilan petani tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun program pengembangan pertanian, khususnya melalui pembinaan, pendampingan, dan dukungan bagi petani.

"Percontohan ini bisa menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun program, sekaligus membuka wawasan dan memacu semangat petani lainnya untuk memanfaatkan lahan pada musim kemarau," ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan tersebut tidak harus untuk budi daya semangka, tetapi dapat dikembangkan dengan komoditas hortikultura lainnya yang sesuai dengan kondisi lahan.

Pewarta : Edy Faisal (*
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.