Bupati tinjau pembangunan empat kantor di Sebelimbingan - ANTARA News Kalimantan Selatan
Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan H.Muhammad Rusli meninjau perkembangan pembangunan pusat perkantoran di kawasan perkantoran Sebelimbingan, yakni, Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta Dinas Pertanian.
H Muhammad Rusli, mengatakan berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan masing-masing gedung saat ini berada pada tingkat yang berbeda.
"Beberapa gedung telah mencapai sekitar 40 persen,sementara lainnya berada di kisaran 30 persen dan 20 persen," katanya di Kotabaru, dilaporkan Selasa.
Dia menambahkan, pihaknya melakukan pemantauan dan peninjauan perkembangan pembangunan perkantoran secara langsung.
Ia berharap seluruh pembangunan dapat diselesaikan secepat mungkin sesuai dengan target yang telah ditetapkan,sehingga kawasan tersebut dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurutnya, pembangunan kawasan pusat perkantoran akan terus dilanjutkan.
Pada 2027, pemerintah kabupaten kotabaru merencanakan pembangunan sekiltar 10 kantor tambahan.
“Insyaallah tahun 2027 kita akan membangun 10 kantor lagi.Harapannya kawasan ini menjadi pusat perkantoran,sehingga nantinya tidak ada lagi kantor yang tersebar dilokasi lain,”jelasnya.
Dia menegaskan, pembangunan pusat perkantoran bukan hanya berkaitan dengan penataan kawasan pemerintahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dengan terpusatnya sejumlah kantor pemerintahan dalam satu kawasan,masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan berbagai layanan administrasi dan pelayanan publik tanpa harus berpindah-pindah lokasi.
“Ke depan bagaimana kita membarikan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi lebih baik, lebih nyaman, lebih mudah dan terjangkau. Dengan pembangunan ini menjadi satu kesatuan dalam satu tempat, sehingga memberikan kemudahn pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Pewarta: Ahmad Nurahsin Qomarudin
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.