peezycoineth.vip

Cara Mengatasi Kondisi Tidak Nyaman karena Teman Kerja Toksik

2026-08-07 02:00

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia

Jumat, 07 Aug 2026 09:00 WIB

5 Cara Mengatasi Kondisi Tidak Nyaman karena Teman Kerja Toksik

Cara mengatasi kondisi tidak nyaman karena teman kerja toksik/Foto: Magnific.com/Magnific

Merasa terkuras energinya, stres, atau kehilangan motivasi secara terus-menerus di tempat kerja? Yap, ini bisa jadi tanda bahwa Beauties sedang berhadapan dengan rekan kerja toksik.

Menurut psikolog sekaligus profesor Stanford University, Robert Sutton, sekitar 50 persen dari kita akan menghadapi perundungan yang terus-menerus atau sering menyaksikannya terjadi di tempat kerja.

Modusnya pun beragam. Contohnya berpura-pura menjadi teman saat berinteraksi empat mata. Namun, diam-diam menjatuhkan di hadapan atasan. Sikap toksik semacam ini lambat laun akan berdampak pada produktivitas dan kesehatan mental.

Lantas, bagaimana cara menghadapi rekan kerja yang seperti ini? Berikut ini ada lima cara mengatasi kondisi tidak nyaman karena rekan kerja toksik.

1. Menetapkan Batasan Tegas

Cara mengatasi kondisi tidak nyaman karena rekan kerja toksik/Foto: Magnific.com/Magnific

Saat rekan kerja terus-menerus menggosip dan tidak menangkap sinyal tentang ketidaknyamananmu terhadap topik yang dibahas, sudah waktunya Beauties untuk mengomunikasikannya dengan tegas.

“Jika mereka terus melakukannya, bersikaplah terus terang. Katakan, ‘ini bukan hal yang ingin aku bicarakan,’ lalu menjauhlah dari situasi tersebut,” ujar psikolog konseling Chivonna Childs, Ph.D., seperti dikutip dari Cleveland Clinic.

Menetapkan boundaries (batasan) yang tegas terhadap rekan kerja itu penting. Batasan membantu menentukan hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam hubungan rekan kerja, atasan, atau bahkan keluarga.

Idealnya, kita menetapkan batasan demi menjaga kesejahteraan diri, membangun kepercayaan, rasa aman, dan sikap saling menghormati dalam hubungan. Batasan ini bisa mencakup emosional, fisik, intelektual, dan finansial.

2. Hindari Interaksi Intens dengan Mereka, jika Memungkinkan

Cara mengatasi kondisi tidak nyaman karena rekan kerja toksik/Foto: Magnific.com/Rawpixels.com

Masih seputar boundaries, saat Beauties berada dalam situasi di mana orang lain menularkan sikap sinis, gemar mengkritik, bergosip, atau selalu ingin merasa paling benar, cobalah untuk melindungi dan membatasi diri dengan cara menolak untuk ikut serta.

Cobalah untuk mengalihkan pembicaraan. Jangan meladeni atau ikut larut dalam keluh kesah mereka. Menurut psikolog Childs, manusia cenderung rentan untuk ikut terbawa arus. Oleh karena itu, menjaga jarak aman adalah cara terbaik untuk melindungi pikiran dan pendirian.

3. Tetap Fokus pada Diri Sendiri dan Value Diri

Cara mengatasi kondisi tidak nyaman karena rekan kerja toksik/Foto: Magnific.com/Magnific

Saat lingkungan kerja toksik, ingat beberapa hal ini. “Apa tujuan hidupmu? Apa yang kamu inginkan bagi diri sendiri? Apa peran yang ingin kamu jalani di sini (tempat kerja)?”

Gali semua jawaban atas pertanyaan itu. Lalu, ciptakan ruang yang aman bagi diri sendiri secara perlahan. Tujuannya agar kamu bisa merasa bahagia, apa pun pekerjaanmu dan bagaimana lingkunganmu.

Fokus pada value diri dan tujuan kerja adalah tombak terbaik untuk menghadapi rekan kerja toksik. Energi negatif dari mereka bisa menjadi dopamin untuk membuktikan kompetensi, alih-alih membiarkannya merusak mental dan produktivitas.

4. Tidak Memasukkannya ke dalam Hati

Cara mengatasi kondisi tidak nyaman karena rekan kerja toksik/Foto: Magnific.com/Pressfoto

Rekan kerja yang toksik bisa membuat Beauties terpuruk berjam-jam bahkan berhari-hari setelah mereka melakukan tindakan yang tidak menyenangkan. Untuk mencegah hal itu, psikolog Sutton menyarankan untuk tidak memasukkannya ke dalam hati.

“Katakan pada diri sendiri, ‘saya tidak boleh memasukkannya ke dalam hati’,” ucap psikolog Sutton, seperti yang dikutip CNBC Make It.

Sikap semacam ini adalah kunci dalam menjaga ketenangan jiwa. Sadari bahwa perilaku buruk orang lain murni mencerminkan isi hati, masalah, dan karakter mereka sendiri, bukan karena value-mu yang buruk.

5. Jangan Mudah Terpancing dengan Tindakan Mereka

Cara mengatasi kondisi tidak nyaman karena rekan kerja toksik/Foto: Magnific.com/Magnific

Jika Beauties terus-menerus dihadapi situasi tidak nyaman dari rekan kerja dan tidak bisa menghentikannya, katakanlah pada diri sendiri, “ini tidak penting. Masalahnya ada pada mereka, bukan aku”.

Menurut psikolog Sutton, ada pelaku perundungan di kantor yang memang sengaja mencari keributan, terlepas Beauties melakukan kesalahan atau tidak.

Menjaga ketenangan dan bersikap tegas saat menghadapi ketidakadilan adalah respons yang efektif. Respons ini membuat Beauties tetap memegang kendali penuh atas diri sendiri, sementara pelaku akan merasa frustrasi karena gagal memancing emosi lawan.

Itulah beberapa cara mengatasi rekan kerja toksik di tempat kerja. Adakah cara lain versi, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

Pilihan Redaksi

  • 8 Daftar Negara dengan Jam Kerja Terpanjang di Dunia, Ada yang Tembus 54 Jam per Minggu!
  • Simak 4 Tips Lamar Kerja Meski "Terbentur" Usia
  • Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Pekerjaan Paling Cocok Untukmu

(ria/ria)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.