Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Dilihat dari Cara Meminta Maaf
Sri Purwantiningrum | Beautynesia
Kamis, 08 Oct 2026 21:30 WIB
Cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara meminta maaf/ Foto: Pexels/Liza Summer
Mengakui kesalahan dan berani mengucapkan kata maaf bukanlah hal yang mudah, apalagi jika harus berhadapan dengan ego sendiri. Banyak orang mengira kecerdasan emosional hanya sebatas bersikap ramah, sabar, atau selalu tenang. Padahal, menurut psikolog Daniel Goleman, EQ (emotional quotient) atau kecerdasan emosional berakar pada kesadaran diri, pengelolaan emosi, dan empati yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ujian sesungguhnya dari kedewasaan emosional seseorang justru paling terlihat saat mereka berbuat salah. Dirangkum dari laman VICE dan Truity, berikut adalah beberapa cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara mereka meminta maaf. Yuk, kita simak bersama!
1. Berinisiatif Langsung Minta Maaf

Cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara meminta maaf/ Foto: Pexels/Cristina Morillo
Orang ber-EQ tinggi memiliki kesadaran diri yang kuat sehingga tahu betul apa yang sebenarnya mereka rasakan. Psikoterapis Dr. Erin Leonard menjelaskan bahwa mereka memiliki kepekaan untuk menyadari momen saat berbuat keliru, seperti tidak fokus mendengarkan, melontarkan komentar yang canggung, atau bertindak egois.
Kekeliruan ini akan terus mengganjal di hati sampai mereka menyelesaikannya. Mereka meminta maaf murni atas inisiatif pribadi demi menjaga hubungan, bukan karena ditegur, disudutkan, apalagi baru bergerak setelah tertangkap basah.
2. Mengakui Kesalahan secara Spesifik Tanpa Alasan Pembelaan

Cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara meminta maaf/ Foto: Pexels/RDNE Stock project
Bila orang yang memiliki EQ rendah cenderung mencari pembenaran atau mengecilkan dampak perbuatannya, orang dengan EQ tinggi justru akan mengakui kekeliruannya secara lugas tanpa kata "tapi". Mereka berani berkata jujur seperti "Aku salah, dan aku minta maaf."
Tidak ada kalimat mengambang seperti sekadar "maaf kalau kamu tersinggung". Mereka juga menyebutkan perilaku keliru secara terperinci, misalnya "Aku minta maaf karena kemarin memotong pembicaraanmu." Mereka bertanggung jawab penuh tanpa disertai dalih yang menyalahkan situasi.
3. Mengambil Jeda Napas Sebelum Berbicara

Cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara meminta maaf/ Foto: Pexels/Olly
Saat menerima teguran, respons alamiah kebanyakan orang adalah langsung membela diri. Namun, Dr. Leonard menyoroti bahwa figur dengan EQ tinggi memilih menciptakan jeda atau mengambil napas sejenak sebelum bersuara. Tujuannya untuk menimbang kebenaran dari teguran tersebut tanpa membalikkan kesalahan ke orang lain atau bersikap seolah menjadi korban.
Alih-alih mematikan obrolan dengan emosi, mereka justru mengubah ketegangan menjadi ruang kerja sama lewat kalimat seperti "Terima kasih sudah membantuku melihat situasi ini dari sudut pandangmu." Mereka menerima perspektif baru yang diberikan sebagai bagian dari memperbaiki diri menjadi lebih baik.
4. Memvalidasi Emosi Lawan Bicara secara Tepat

Cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara meminta maaf/ Foto: Pexels/ArtHouse Studio
Permintaan maaf orang dengan kecerdasan emosional tinggi juga akan melibatkan empati mendalam untuk memetakan perasaan orang lain. Saat berucap maaf, mereka tidak hanya menyesali perbuatannya, tapi juga memvalidasi rasa sakit yang dialami lawan bicaranya.
Mereka biasanya berkata, "Aku paham kenapa kamu merasa kecewa, dan aku minta maaf sudah membuatmu merasa begitu." Mereka tidak memperdebatkan apakah rasa sakit hati, sedih atau kecewa orang lain itu berlebihan atau tidak. Ungkapan empati seperti "Aku pun akan merasakan hal serupa jika ada di posisimu" secara psikologis menegaskan bahwa mereka berada di pihak yang sama untuk saling mendengarkan.
5. Menawarkan Solusi Nyata untuk Memperbaiki Keadaan

Cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara meminta maaf/ Foto: Pexels/Alexander Suhorucov
Bagi orang yang cerdas emosional, kata maaf bukanlah akhir dari masalah, melainkan langkah awal untuk memperbaiki keadaan. Mereka sadar bahwa ucapan maaf perlu diiringi dengan tindakan nyata. Oleh karena itu, mereka proaktif melontarkan pertanyaan solutif seperti, "Apa yang bisa aku lakukan untuk memperbaikinya?".
Sikap bertanggung jawab ini sebagai bentuk kesadaran bahwa lawan bicara layak mendapatkan perlakuan yang jauh lebih baik. Dengan demikian, fokus percakapan mereka beralih pada solusi untuk memulihkan kenyamanan bersama dan membangun kembali rasa percaya.
6. Menghargai Batasan Tanpa Menuntut Langsung Dimaafkan

Cara mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi dilihat dari cara meminta maaf/ Foto: Magnific/Magnific
Sering kali seseorang meminta maaf terburu-buru hanya demi meredakan kecemasan batinnya sendiri, lalu menuntut dimaafkan detik itu juga. Orang yang matang secara emosional justru mengutamakan kenyamanan orang yang terluka.
Mereka menghargai batasan pribadi dengan berujar, "Aku paham kalau kamu butuh waktu dan ruang sebelum bisa memaafkanku." Mereka sangat memahami bahwa memproses emosi dan memulihkan kepercayaan membutuhkan ruang dan waktu, sehingga mereka tidak memaksakan pengampunan seketika demi kenyamanan ego sendiri.
Beauties, meminta maaf dengan cara yang dewasa bukanlah kelemahan, melainkan bukti ketangguhan karakter dan integritas diri. Nah, apakah kamu atau orang terdekatmu sudah melakukan tanda-tanda kedewasaan ini?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
- 5 Kalimat yang Diucapkan Orang yang Sulit Mengakui Kesalahan
- 5 Kalimat yang Digunakan Orang Narsis saat Pura-Pura Minta Maaf
- 4 Cara Mengenali Orang yang Bertanggung Jawab dari Kebiasaannya
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.