peezycoineth.vip

Cloudflare Temukan 'Jalan Rahasia' Internet Berubah Diam-diam, 70 Persen Rute BGP Terdampak

2026-07-25 12:03

Temuan tersebut penting karena BGP merupakan sistem yang menentukan bagaimana data menemukan jalannya di antara ribuan jaringan independen di seluruh dunia.

Ketika seseorang membuka situs, menggunakan aplikasi, atau mengakses layanan cloud, lalu lintas tersebut dapat melewati beberapa Autonomous System (AS) milik operator telekomunikasi, penyedia transit, pusat data, maupun perusahaan teknologi.

Riset ini dipublikasikan melalui Cloudflare Blog pada Jumat, 24/07/2026, oleh Iliana Xygkou dan Bryton Herdes, peneliti yang menganalisis perilaku atribut ORIGIN menggunakan jaringan global Cloudflare. Mereka menemukan hampir 10 persen jaringan yang terhubung langsung dalam eksperimen mengubah ORIGIN menjadi IGP.

Pada skala jalur yang lebih luas, dampaknya jauh lebih besar karena jaringan yang melakukan perubahan tersebut banyak berada pada posisi sentral dalam ekosistem internet. Cloudflare menyimpulkan secara tegas bahwa routing internet terdampak secara signifikan oleh manipulasi atribut ORIGIN.

Eksperimen mereka memperlihatkan bahwa perubahan sederhana tersebut dapat mengalihkan lalu lintas menuju jaringan tertentu dan, dalam kondisi tertentu, memberikan keuntungan komersial bagi penyedia transit.

Mengapa Atribut Kecil BGP Bisa Mengubah Jalur Internet?

BGP dapat dibayangkan seperti sistem navigasi untuk jaringan internet. Operator jaringan mengumumkan alamat IP yang dapat mereka jangkau sekaligus memberikan informasi mengenai jalur menuju alamat tersebut.

Salah satu informasi itu adalah ORIGIN. Atribut ini memiliki tiga kemungkinan nilai: IGP, EGP, dan INCOMPLETE. Dalam proses pemilihan rute BGP, nilai yang lebih rendah dapat memperoleh prioritas ketika sejumlah faktor lain memiliki nilai sama.

Standar BGP, RFC 4271, menyatakan ORIGIN dibuat oleh jaringan yang pertama kali mengumumkan informasi rute dan seharusnya tidak diubah oleh jaringan lain. Namun Cloudflare menemukan praktik di lapangan berbeda.

Untuk mengujinya, perusahaan mengumumkan tiga prefiks IPv4 dan tiga IPv6 dengan nilai ORIGIN berbeda melalui jaringan BGP Anycast miliknya. Peneliti kemudian menganalisis pembaruan BGP menggunakan perangkat BGPKIT, data RIPE RIS, RouteViews, serta data lokal dari router perbatasan Cloudflare.

Dari 606 jaringan yang perilakunya berhasil diidentifikasi, 64 atau sekitar 10,6 persen diketahui mengubah ORIGIN menjadi IGP.

Yang lebih menarik, pelakunya terkonsentrasi pada jaringan besar. Sebanyak 26 persen dari 50 Autonomous System teratas yang dianalisis melakukan perubahan ORIGIN. Enam dari 16 jaringan Tier-1 yang diperiksa juga menunjukkan perilaku tersebut.

Akibat posisi mereka yang sangat sentral, perubahan oleh sejumlah kecil operator dapat memengaruhi banyak jalur sekaligus.

Cloudflare Dorong Perubahan Aturan Routing Internet

Dampaknya terlihat jelas dalam eksperimen. Sekitar 70 persen jalur unik IPv4 dan 67 persen jalur IPv6 yang diamati memiliki ORIGIN yang diubah menjadi IGP.

Cloudflare juga menemukan perubahan tersebut dapat menguntungkan jaringan Tier-1. Pada IPv4, pengubahan ORIGIN menghasilkan tambahan jalur sekitar 18 persen bagi jaringan yang melakukan perubahan dibanding kondisi pembanding. Pada IPv6, peningkatannya mencapai 40 persen.

Secara praktis, lalu lintas yang seharusnya melewati penyedia internet alternatif dapat diarahkan menuju jaringan besar tertentu. Cloudflare menilai tidak ada alasan teknis yang valid untuk menjadikan perubahan ORIGIN sebagai mekanisme seperti ini.

Perusahaan kemudian mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar: apakah atribut ORIGIN masih diperlukan dalam internet modern?Cloudflare berpendapat penghapusan langsung sulit dilakukan karena ORIGIN merupakan atribut wajib BGP.

Namun salah satu pilihan adalah membuat atribut tersebut tidak lagi memiliki pengaruh besar terhadap pemilihan rute. Perusahaan ingin menghidupkan kembali pembahasan di komunitas operator jaringan dan Internet Engineering Task Force (IETF) mengenai masa depan ORIGIN.

Temuan ini penting karena memperlihatkan bahwa stabilitas internet tidak hanya bergantung pada server, kabel bawah laut, atau keamanan pusat data. Aturan routing yang dibuat puluhan tahun lalu juga dapat menghasilkan insentif ekonomi yang tidak lagi sesuai dengan kondisi internet modern.

Jika perubahan ORIGIN terus digunakan untuk memperoleh keuntungan dalam pemilihan jalur, jaringan yang mengikuti standar justru dapat berada pada posisi kurang menguntungkan. Karena itu, penelitian Cloudflare berpotensi memicu diskusi lebih luas mengenai bagaimana BGP perlu diperbarui agar routing internet menjadi lebih transparan, konsisten, dan adil.