peezycoineth.vip

Damkar Belitung berhasil padamkan kebakaran lahan satu hektare - ANTARA News Bangka Belitung

2026-07-11 14:04

Tanjungpandan (ANTARA) - Tim Damkar BPBD Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berhasil memadamkan kebakaran lahan kering di Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan pada, Sabtu (11/7) pukul 13.10 WIB.

‎"Alhamdulillah, kebakaran lahan di Desa Dukong, Tanjungpandan seluas satu hektare berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar BPBD Belitung," kata Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Zainal Harison di Tanjungpandan, Sabtu.

‎Ia mengatakan, peristiwa kebakaran lahan tersebut terjadi pada pukul 12.05 WIB sampai pukul 13.10 WIB.

‎Tim Damkar BPBD Belitung, katanya melanjutkan, menerima laporan Pos Damkar BPBD Belitung dari seorang warga yang melihat peristiwa kebakaran lahan tersebut.

‎"Regu Piket II Damkar BPBD Belitung langsung menuju ke lokasi kejadian dan melakukan pemadaman," ujarnya.

‎Zainal menyebutkan, berkat kesigapan tim Damkar BPBD Belitung Si Jago Merah berhasil dipadamkan dan tidak meluas membakar lahan kering di sekitarnya.

‎"Kondisi sudah hijau api berhasil dipadamkan dan total luas lahan yang terbakar kurang lebih sekitar satu hektare untuk penyebab api belum diketahui," katanya.

‎Ia mengimbau masyarakat di daerah itu mewaspadai potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan karena sudah memasuki fase musim kemarau.

‎Hal ini ditandai dengan kondisi cuaca panas terik dan angin kencang, meskipun masih ada potensi hujan.

‎BPBD Belitung mengimbau masyarakat tidak membakar lahan atau hutan serta membakar sampah tanpa pengawasan, masyarakat dilarang memperluas lahan perkebunan dengan cara membakar karena dikhawatirkan api akan meluas.

‎"Kami mengajak masyarakat mari bersama-sama menjaga potensi kebakaran hutan dan lahan, jika terjadi kebakaran hutan segera melapor ke pos Damkar," katanya.

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.