Dari Festival Ratu-Raja Buah, pacu komoditas buah Bogor tembus pasar global - ANTARA News Megapolitan
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar Festival Ratu dan Raja Buah Kabupaten Bogor 2026 di Pasar Petani Garuda Cibinong untuk mempromosikan buah lokal, serta memperkuat jejaring agribisnis di Kabupaten Bogor.
“Festival ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi harus menjadi sarana edukasi, promosi, sekaligus penguatan jejaring agribisnis,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal yang mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto membuka festival buah itu di Cibinong, Minggu.
Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki kondisi agroklimat yang mendukung pengembangan berbagai buah tropis, terutama durian lokal dan manggis. Kedua komoditas itu dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi serta peluang besar di pasar domestik dan internasional.
Pemkab Bogor, kata dia, mendorong peningkatan kemampuan petani dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS), khususnya dalam menerapkan teknik budidaya serta pembibitan yang baik.
Peningkatan kapasitas tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas dan produktivitas buah agar memenuhi standar pasar yang lebih luas.
“Branding dan popularitas durian lokal serta manggis Bogor harus terus diperkuat. Ketika kualitas meningkat dan pasar semakin mengenal produk kita, nilai jualnya juga akan meningkat,” kata Bambang.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Bogor pernah mengekspor 48 ton durian beku ke Tiongkok pada akhir 2025, sebagai pemacu peningkatan daya saing buah lokal di pasar global.
"Ekspor perdana buah durian senilai Rp5,1 miliar itu membuktikan komoditas unggulan daerah itu mampu menembus pasar internasional," katanya.
Ia berharap, capaian ekspor tersebut jangan berhenti sebagai sebuah prestasi, tetapi menjadi titik awal untuk melangkah lebih jauh. "Kita ingin buah lokal Bogor menjadi raja di negeri sendiri sekaligus primadona di mancanegara,” katanya.
Selain membidik pasar ekspor, Pemkab Bogor mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi buah tropis lokal untuk memperkuat pasar dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, penyuluh, pelaku usaha, Paguyuban Pasar Petani Garuda, serta Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Festival Ratu dan Raja Buah di Cibinong promosikan buah lokal
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.