Dejan Apriyani taklukan rekan Pelatnas dan melaju ke semifinal - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - Pasangan ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu melanjutkan tiket ke semifinal Polytron Pontianak International Challenge 2026 setelah mengalahkan rekan sesama pelatnas Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dalam laga perempat final di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat.
Dejan/Apriyani harus berjuang melalui pertandingan tiga gim sebelum memastikan kemenangan dengan skor 21-16, 16-21, 21-13.
Pertandingan berlangsung sengit sejak gim pertama karena kedua pasangan sudah saling mengetahui karakter dan pola permainan masing-masing selama menjalani latihan bersama di pelatnas.
Bagas/Indah mampu mencuri gim pertama dengan skor 21-16, namun Dejan/Apriyani segera bangkit dan mengambil gim kedua 21-16 untuk memaksakan rubber game.
Pada gim penentuan, Dejan/Apriyani tampil lebih konsisten dan mampu menjaga ritme permainan hingga akhirnya menutup laga dengan skor 21-13.
Dejan mengatakan, kemenangan ditentukan oleh kesiapan pasangan dalam menerapkan strategi di lapangan serta kekompakan tim sepanjang pertandingan.
"Walaupun harus ketemu teman sendiri jadi sudah saling mengenal kelebihan dan kekurangan masing-masing, tapi alhamdulillah hari ini bisa menang," ujar Dejan.
Sementara itu, Apriyani menilai fokus pada setiap poin serta kepercayaan antarpasangan menjadi kunci keberhasilan mereka melewati pertandingan tersebut.
"Kami bersyukur, coba fokus untuk satu poin demi poin. Kami coba jalankan pola dan saling percaya, Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan," ujar Apriyani.
Dengan kemenangan tersebut, Dejan/Apriyani layak tampil di babak semifinal Polytron Pontianak International Challenge 2026. Selanjutnya mereka akan berusaha mempertahankan momentum positif setelah berhasil membalikkan keadaan dalam duel perempat final yang berlangsung selama tiga geme.
Pewarta: Dedi dan Sucia Lucinda
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.