Dekranasda berbagi inovasi pengembangan seni kriya berkelanjutan
Dekranasda berbagi inovasi pengembangan seni kriya berkelanjutan
Kamis, 6 Agustus 2026 12:28 WIB
Rombongan Dekranasda Kota Tanjungbalai, Sumut berkunjung ke IKM Center Kota Magelang, Jawa Tengah di Magelang, Rabu (5/8/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang
Magelang (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Magelang menyatakan kesiapan untuk senantiasa terbuka berbagi inovasi dalam pengembangan seni kriya berkelanjutan demi memajukan perekonomian berbasis kemasyarakatan.
"Kami tadi 'sharing' (berbagi) praktik baik, saling belajar, bukan hanya soal Dekranasda tapi hal lain juga, seperti pelatihan peningkatan kapasitas anggota Dekranasda," kata Ketua Dekranasda Kota Magelang Nanik Yunianti Damar dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Jawa Tengah, Kamis.
Ia mengatakan hal tersebut ketika menerima kunjungan rombongan Dekranasda Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumatera Utara ke Kota Magelang, Rabu (5/8), dipimpin ketua, Mashandayani Mahyaruddin.
Dalam kunjungan tersebut, mereka diterima di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang untuk selanjutnya melihat langsung sentra produksi kerajinan Amung Godhong Ecoprint di Kelurahan Jurangombo dan "IKM Center" Kota Magelang.
Kunjungan ini secara khusus difokuskan untuk mendalami teknik pendeteksian pigmen alami, eksplorasi dedaunan lokal, serta manajemen tata kelola usaha kriya berbasis ramah lingkungan (eco-friendly).
Dalam kesempatan tersebut, kedua daerah membedah potensi besar industri tekstil ramah lingkungan yang kini menjadi tren pasar global, sekaligus melakukan transfer pengetahuan teknis pemrosesan dan pengolahan kain ecoprint bertaraf ekspor.
Pada kesempatan itu, Nanik mempromosikan banyak hasil karya masyarakat Kota Magelang yang sudah mampu bersaing di kancah nasional, mulai dari kuliner, hingga batik Kota Magelang yang punya ciri khas.
Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai Mashandayani Mahyaruddin mengatakan pembedahan inovasi ecoprint Kota Magelang menjadi agenda utama karena kawasan ini dinilai sukses mengintegrasikan kelestarian lingkungan dengan nilai ekonomi yang bernilai jual tinggi.
Pihaknya bertekad membawa teknik dan strategi pengembangan ini untuk diterapkan pada potensi flora lokal Sumatera Utara di daerah setempat.
"Produknya cukup bagus, karena tujuan utama tadi memang ecoprint, kami sedang proses belajar. Di sini warna ecoprint-nya sudah bagus, tata letak daunnya juga sudah bagus. Dari segi ketahanan juga, ini yang kami ingin cari supaya baju ecoprint itu bertahan lama dan bagaimana cara perawatannya. Kami dapat ilmunya di sini, itu yang paling penting poinnya," ujarnya.
Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.