Dewa Ayu bidik semifinal dengan maksimalkan peluang di laga berikutnya
Nagoya, Jepang (ANTARA) - Kapten tim nasional bola basket putri Indonesia Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi mengatakan timnya akan memaksimalkan setiap peluang pada pertandingan berikutnya untuk menjaga asa melaju hingga semifinal.
Dewa Ayu menilai pengalaman menghadapi tim berlevel dunia menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melakukan evaluasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi lawan berikutnya.
"Untuk tahun ini masih bisa melaju ke babak selanjutnya, jadi kita harus betul ada kesempatan dan kita harus memaksimalkan kesempatan yang ada di depan mata kita. Itu sih yang target kita selanjutnya," kata Dewa Ayu kepada ANTARA di Nagoya, Senin (21/9).
Menurut dia, Indonesia masih menunggu hasil undian untuk mengetahui lawan pada babak berikutnya. Karena itu, tim akan terlebih dahulu menunggu hasil drawing sebelum menentukan persiapan secara lebih spesifik.
"Untuk lawannya masih belum tahu karena masih di-drawing. Jadi semoga aja ini Tuhan ngasih kita jalan yang terbaik, ketemunya tim yang memudahkan, amin kita bisa masuk ke semifinal," ujar Dewa Ayu.
Baca juga: Takluk dari China, basket putri Indonesia tetap maju ke perempat final
Ia mengatakan persaingan di level Asia tidak mudah karena terdapat sejumlah tim kuat seperti Korea Selatan, Jepang, dan China. Kondisi tersebut membuat Indonesia harus siap menghadapi berbagai karakter permainan.
Selain mempersiapkan strategi menghadapi lawan, Dewa Ayu menilai Indonesia perlu memperbaiki konsistensi permainan.
Dalam pertandingan sebelumnya laga akhir Grup A melawan China pada Senin (21/9) malam, ia mengatakan pelatih juga tidak menjadikan kemenangan sebagai target utama Para pemain justru diminta mengerahkan kemampuan maksimal untuk mendapatkan pengalaman menghadapi tim kelas dunia.
"Ketika kita main harus konsisten dari awal sampai akhir. Itu yang selalu jadi pembelajaran buat kita, untuk konsisten dan 'finish strong' sampai akhir," ujar Dewa Ayu,
"Pelatih tidak menargetkan kita untuk menang di game ini. Cuma pelatih ingin kita ketika bermain di lapangan semaksimal mungkin, usaha, 'put energy on the court', mati-matian. Karena di sinilah kita mencari banyak pengalaman ketika kita melawan tim World Cup."
Baca juga: Pelatih basket putri Indonesia sebut China beruntung punya Zhang Ziyu
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.