peezycoineth.vip

Diamanahi jadi Penjabat Sekda Kotim, Diana fokus perkuat koordinasi OPD

2026-09-11 23:38

Diamanahi jadi Penjabat Sekda Kotim, Diana fokus perkuat koordinasi OPD

Sabtu, 12 September 2026 06:38 WIB

Image Print

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim yang baru dilantik Diana Setiawan. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Diamanahi jabatan tambahan sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Diana Setiawan menyatakan komitmennya memperkuat komunikasi dan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.

“Harapan saya teman-teman semua OPD bisa mendukung bersama-sama. Tugas saya bagaimana menyatukan, meningkatkan komunikasi dan koordinasi di antara OPD,” kata Diana Setiawan di Sampit, Jumat.

Diana menuturkan, jabatan sebagai Pj Sekda merupakan amanah sekaligus tugas berat, terlebih saat ini pemerintah daerah memasuki tahapan pembahasan perubahan anggaran dan penyelesaian pelaksanaan anggaran hingga akhir tahun.

Oleh sebab itu, ia berharap seluruh OPD dapat mendukung penyelesaian berbagai agenda pemerintahan yang masih berjalan. Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah penting agar pelaksanaan program tidak berjalan sendiri-sendiri.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Bupati Kotim telah memberikan sejumlah arahan, terutama menyelesaikan pekerjaan yang masih tertunda dan memperkuat koordinasi di lingkungan pemerintah daerah.

“Beliau menginstruksikan pertama, saya harus selesaikan tugas-tugas yang masih belum terselesaikan selama ini. Kemudian nanti saya harus meningkatkan koordinasi, komunikasi antar-OPD,” ujarnya.

Ia berharap kedepannya berbagai persoalan yang dihadapi OPD dapat dikoordinasikan melalui Sekda sehingga tidak seluruh persoalan pemerintahan harus langsung ditangani oleh bupati.

“Keluh kesah teman-teman OPD itu ada di Sekda. Memang seharusnya seperti itu, tapi selama ini kan beliau yang menanggung semuanya,” ucapnya.

Di sisi lain, Diana memastikan jabatan utamanya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tetap dijalankan. Penunjukannya sebagai Pj Sekda membuatnya harus membagi waktu dan menjalankan dua tanggung jawab secara bersamaan.

Ia menyadari kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, namun berkomitmen menjalankan kedua tugas tersebut secara maksimal sesuai kewenangan masing-masing.

“Sebagai ASN tentunya saya harus siap untuk menjalankan setiap tugas yang diberikan pimpinan. Maka dari itu, saya berharap dukungan dari kawan-kawan di OPD, sehingga semua program bisa terlaksana bersama dengan baik,” pungkasnya.

Baca juga: Udara masih berbahaya, Bupati Kotim imbau masyarakat kurangi nongkrong

Sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor menjelaskan pergantian Pj Sekda dilakukan karena masa jabatan Pj Sekda sebelumnya, Umar Kaderi, telah mencapai batas waktu maksimal sesuai ketentuan regulasi.

Pemerintah daerah saat ini terus berkoordinasi dengan instansi pembina terkait proses seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Sekda definitif. Selama proses tersebut berlangsung, pemerintahan harus tetap berjalan tanpa mengganggu pelayanan dan pelaksanaan program daerah.

“Sambil menunggu proses tersebut, kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan harus tetap berjalan dengan baik. Karena itu, pada hari ini kita melantik penjabat sekretaris daerah yang baru,” jelas Halikinnor.

Ia juga menerangkan, dipilihnya Diana Setiawan sebagai Pj Sekda Kotim yang baru dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya pengalaman menduduki jabatan Asisten serta kinerjanya selama memimpin DPMPTSP.

“Kita memilih Diana salah satunya karena dia sudah pernah menempati jabatan asisten, kemudian sebagai Kepala Dinas Perizinan. Saya juga melihat kinerjanya bagus, sehingga kita berikan kesempatan untuk menjadi penjabat,” ungkapnya.

Halikinnor menegaskan jabatan Pj Sekda bersifat sementara karena pengisian Sekda definitif harus melalui mekanisme seleksi terbuka. Proses tersebut melibatkan panitia dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkab Kotim mengupayakan jabatan Sekda definitif dapat terisi sesuai batas waktu yang ditetapkan, yakni maksimal enam bulan sejak pengangkatan Pj Sekda.

Dalam kesempatan tersebut, Halikinnor juga menyampaikan apresiasi kepada Umar Kaderi atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Pj Sekda Kotim.

Sementara, kepada Diana Setiawan, ia meminta agar segera melakukan konsolidasi internal, mengawal proses penyusunan dan penyerapan anggaran, serta memastikan koordinasi lintas sektor berlangsung cepat dan efektif.

Ia juga berpesan agar soliditas birokrasi tetap dijaga sehingga pergantian pejabat tidak mengganggu kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan maupun pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Saya minta saudara Diana Setiawan segera melakukan konsolidasi internal, mengawal proses penyusunan dan penyerapan anggaran, serta memastikan koordinasi lintas sektor berjalan cepat, efektif dan tanpa hambatan,” demikian Halikinnor.

Baca juga: Pelantikan 104 pejabat Kotim dorong penguatan kinerja dan sinergi

Baca juga: Kapolres Kotim gerak cepat tinjau karhutla sehari setelah menjabat

Baca juga: BKPSDM Kotim benarkan ada PNS ajukan berhenti dari kedinasan

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.