peezycoineth.vip

Dicecar 40 Pertanyaan, Bigmo Akui Kesalahan Soal Live Vape yang Libatkan Anak

2026-08-10 11:50

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Jakarta, VIVA – YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo akhirnya keluar dari ruang pemeriksaan Polda Metro Jaya setelah berjam-jam dimintai keterangan terkait dugaan pelibatan anak dalam promosi liquid vape.

Baca Juga

Bukan pemeriksaan singkat. Penyidik mencecar Bigmo dengan sekitar 40 pertanyaan untuk menggali apa yang sebenarnya terjadi dalam siaran langsung YouTube yang belakangan viral tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Bigmo, Sangun Rahgado, mengatakan kliennya telah menjelaskan kronologi kejadian kepada penyidik, termasuk situasi saat livestream berlangsung.

Baca Juga

"Kurang lebih 40 pertanyaan ya, dan dalam pemeriksaan tersebut Saudara Mo telah menyampaikan kronologi, kronologi pada saat livestreaming tersebut," katanya, Senin, 10 Agustus 2026.

Bigmo datang ke Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.24 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan selama lebih dari empat jam, dia meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.31 WIB.

Baca Juga

Kata dia, Bigmo juga menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik. Ia menegaskan kliennya tidak akan bersikap defensif dalam menghadapi proses penyelidikan tersebut.

"Mo tidak akan defensif, Mo telah mengakui kesalahannya terkait dengan livestreaming tersebut," ucapnya.

Di tengah proses hukum yang berjalan, kuasa hukum Bigmo turut meluruskan mengenai konsep livestream yang dilakukan kliennya. Menurutnya, siaran langsung Bigmo selama ini memang dilakukan secara spontan dan tidak menggunakan naskah.

"Livestreaming Mo ini sendiri kan sudah berjalan beberapa kali, ini bukan yang pertama. Dalam livestreaming tersebut selalu spontan, tidak pernah ada yang namanya script. Jadi misal livestreaming kemarin terjadi di salah satu pasar, itu memang tujuannya ya ke pasar karena menurut dia mungkin ramai di situ," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut keberadaan anak-anak dalam livestream tersebut juga disebut terjadi secara spontan. Menurut dia, Bigmo tidak sejak awal datang ke lokasi dengan tujuan melibatkan anak dalam konten promosi.

"Jadi Mo hanya datang ke situ bersama dua orang temannya, semuanya terjadi secara spontan. Dan ya mungkin pada kejadian yang kemarin sempat ramai itu dengan menyebut salah satu brand itu ya spontan aja, tidak ada niatan Mo sama sekali dari awal untuk dalam tanda kutip mengeksploitasi anak," tuturnya.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya, Bigmo menyampaikan permintaan maafnya menyusul dengan cuplikan siaran langsungnya (live streaming) di YouTube beberapa hari lalu. Dalam live streaming tersebut, Bigmo disebut melibatkan anak di bawah umur untuk mempromosikan liquid vape.