Dinkes Cianjur belum menemukan kasus influensa A di Cianjur - ANTARA News Jawa Barat
Cianjur (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan belum menemukan adanya kasus influenza tipe A di Cianjur, namun masyarakat diminta tetap menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinkes Cianjur Made Setiwan di Cianjur, Kamis, mengatakan diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan jenis penyakit yang diderita pasien apakah influenza tipe A atau influenza biasa.
Hingga saat ini, laporan dari masing-masing puskesmas yang ada di Cianjur, tenaga kesehatan hanya menemukan keluhan flu biasa yang masih dapat ditangani karena dampak perubahan cuaca yang menjadi faktor mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.
Influenza atau flu musiman dapat disebabkan oleh virus influenza tipe A maupun B, dimana keduanya dapat menginfeksi manusia dan menimbulkan gejala seperti demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit tenggorokan, serta hidung berair.
"Meski belum ada imbauan khusus terkait influenza A yang dapat menyerang tiba-tiba, kami sudah meminta seluruh tenaga kesehatan dan medis di seluruh puskesmas segera melapor dan melakukan penanganan dan pencegahan," katanya.
Dia menjelaskan informasi dari Kementerian Kesehatan terdapat empat tipe virus influenza, A, B, C, dan D, dimana influenza tipe A dan B merupakan jenis yang paling umum menyebabkan wabah pada manusia namun bedanya dapat menyerang secara tiba-tiba.
Influenza A dapat menyerang pada sendi-sendi disertai batuk, pilek, dan deman tinggi, serta saluran pernafasan, tenggorokan dan paru-paru, setelah masa inkubasi sekitar satu hingga empat hari, dengan rata-rata dua hari diikuti batuk yang dapat berlangsung cukup lama hingga dua minggu.
Sebagian besar penderita influenza A dapat sembuh sendiri dalam waktu sekitar satu minggu tanpa memerlukan perawatan khusus namun penyakit tersebut dapat berkembang menjadi berat pada kelompok berisiko tinggi.
"Beresiko tinggi terhadap ibu hamil, anak-anak berusia di bawah lima tahun, lansia berusia 65 tahun ke atas, serta orang dengan penyakit kronis, di antaranya asma, penyakit jantung, penyakit paru-paru, diabetes, dan HIV/AIDS," katanya.
Untuk menghindari masyarakat terpapar influenza A, pihaknya menggencarkan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, serta rutin cuci tangan pakai sabun.
Pihaknya sudah meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan pola hidup sehat serta menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.