peezycoineth.vip

Disnakertrans Cianjur: Program penempatan pekerja migran tekan pengangguran - ANTARA News Jawa Barat

2026-08-06 08:20

Cianjur (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat program penempatan pekerja migran menjadi salah satu upaya menekan angka pengangguran terbuka di Cianjur sekaligus mendukung program "SMK Go Global".

Kepala Disnakertrans Cianjur Denny Widya Lesmana di Cianjur, Kamis, mengatakan sebanyak 337 calon pekerja migran asal Cianjur sudah diberangkatkan untuk bekerja di Jepang dan Taiwan, yang dilepas langsung Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

Mereka diberangkatkan melalui program penempatan tenaga kerja yang difasilitasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Balai Latihan Kerja (BLK), serta Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dengan harapan di tahun depan jumlahnya terus bertambah.

"Ratusan pekerja migran yang berangkat rata-rata berusia muda berasal dari 12 LPK dan BLK, mereka ditempatkan di dua negara tujuan Jepang dan Taiwan. Tahun depan diharapkan jumlahnya terus bertambah," katanya.

Seluruh pekerja migran yang diberangkatkan merupakan calon tenaga kerja dengan usia minimal 18 tahun telah memenuhi persyaratan untuk bekerja di luar negeri, setelah menjalani pendidikan di LPK dan BLK yang ada di Cianjur.

Program penempatan kerja di luar negeri menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mensukseskan program "SMK Go Global" agar setiap lulusan memiliki kesempatan bekerja di negara orang pada sektor formal.

"Ini bukti Kabupaten Cianjur dalam menunjukkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas penempatan pekerja migran Indonesia ke sektor formal atau sektor strategis tidak hanya sektor non formal," katanya.

Pemerintah daerah bersama Disnakertrans Cianjur terus berupaya menekan angka pengangguran melalui pelatihan kerja di BLK serta program penempatan kerja, termasuk mengirim pekerja migran sektor formal ke luar negeri.

Bahkan pihaknya berharap ke depan, Kabupaten Cianjur dapat menggeser pekerja nonformal menjadi lebih banyak bekerja di sektor formal dan dunia industri di luar negeri.

"Kami akan terus mendukung berbagai program penempatan kerja mulai dari dalam hingga luar negeri, sehingga dapat menekan angka pengangguran yang masih tinggi setiap tahunnya sekitar 6,17 persen," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Disnakertrans Cianjur: Penempatan pekerja migran tekan pengangguran

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.