peezycoineth.vip

Dispar DIY: Penerapan full pedestarian Malioboro untuk tarik wisatawan

2026-08-31 09:42

Dispar DIY: Penerapan full pedestarian Malioboro untuk tarik wisatawan

Senin, 31 Agustus 2026 16:42 WIB

Image Print

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Eling Priswanto. ANTARA/Hery Sidik.

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan rencana penerapan pedestarian penuh di kawasan Malioboro Yogyakarta pada November 2026 sebagai salah upaya menarik kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

"Ya tentunya pedestrian di Malioboro itu menjadi salah satu upaya untuk menarik wisatawan ke DIY, sehingga lebih ramai lagi wisatawan di Malioboro," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Eling Priswanto di Yogyakarta, Senin.

Pemda DIY menargetkan kawasan Malioboro sepenuhnya menjadi area pejalan kaki atau full pedestarian pada November 2026, dengan tahap awal, pembatasan kendaraan bermotor tidak langsung 24 jam penuh, namun 13 jam tiap hari untuk penyesuaian.

Dia mengatakan, untuk mendukung penerapan full pedestarian, Pemda DIY terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, agar dapat memberikan kenyamanan terhadap wisatawan maupun pelaku usaha di kawasan Malioboro.

Dengan demikian, kata dia, harapannya ketika full pedestarian diterapkan di Malioboro tidak mengakibatkan hal-hal atau yang berdampak negatif, misalnya terganggunya kelancaran lalu lintas kendaraan bermotor.

Saat ini, Pemda DIY bersama Pemkot Yogyakarta sedang fokus menata 10 jalan penghubung (sirip) agar kendaraan tidak bisa menerobos masuk ke koridor utama Malioboro, kendaraan di jalan sirip tetap dua arah tetapi tidak boleh menembus jalan utama.

"Saat ini kan sudah diterapkan juga uji coba penerapan penataan sirip-sirip di Jalan Malaiboro, yang tentunya itu dalam beberapa hari ke depan akan terus dikaji bagaimana dampaknya terhadap kelancaran lalu lintas kenyamanan para wisatawan," katanya.

Pihaknya berharap, rencana full pedestarian di pusat kota Yogyakarta tersebut tidak menimbulkan persoalan yang berdampak pada kunjungan wisatawan.

"Dan tentunya hal tersebut semata-mata agar meningkatkan bagaimana pariwisata di DIY lebih meningkat," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026