peezycoineth.vip

Dispar Maluku bekali mahasiswa KKN IAKN Ambon dengan materi digitalisasi wisata - ANTARA News Ambon, Maluku

2026-07-19 12:52

Ambon (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Maluku membekali mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon dengan materi digitalisasi pariwisata dan penguatan harmoni budaya untuk mendorong generasi muda mengoptimalkan potensi wisata di Maluku.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Melki Lohy dalam keterangan diterima di Ambon, Minggu, mengatakan mahasiswa KKN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat membantu masyarakat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata.

"Mahasiswa KKN dapat menjadi penggerak transformasi digital di desa-desa wisata melalui edukasi pemanfaatan media digital, penguatan promosi destinasi, hingga peningkatan literasi masyarakat dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan," katanya.

Ia menjelaskan pembekalan tersebut disampaikan melalui materi "Konsep dan Inovasi Smart Tourism Maluku 2026" yang dipaparkan kepada mahasiswa IAKN Ambon.

Dia menjelaskan tema "Digitalisasi Pariwisata, Edukasi Berbasis Teknologi, dan Rajutan Harmoni Budaya-Religius" untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengembangan sektor pariwisata yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Ia mengatakan pemanfaatan teknologi digital tidak hanya berfungsi sebagai media promosi destinasi wisata, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan serta memperkuat literasi digital masyarakat di kawasan wisata.

"Mahasiswa diharapkan mampu mendampingi masyarakat dalam membuat konten promosi wisata, mengoptimalkan penggunaan media sosial, memetakan potensi wisata berbasis digital, hingga memperkenalkan produk ekonomi kreatif lokal agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas," ujarnya.

Selain itu, mahasiswa KKN didorong menjadi fasilitator dalam menginventarisasi potensi budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya dan religius yang menjadi identitas masyarakat Maluku.

Ia menambahkan kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan generasi muda menjadi salah satu kunci percepatan implementasi Smart Tourism Maluku 2026.

Menurut dia, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dapat menghasilkan inovasi berbasis teknologi sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian destinasi wisata.

"Sinergi ini diharapkan melahirkan inovasi dan kontribusi nyata dalam mewujudkan Smart Tourism Maluku 2026 sebagai langkah menuju pariwisata Maluku yang maju, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," katanya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu pada 2025 mencapai 410.647 orang, terdiri atas 14.228 wisatawan mancanegara dan 396.419 wisatawan nusantara. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 401.048 wisatawan.

Melki optimistis keterlibatan mahasiswa melalui program KKN akan memperkuat promosi destinasi berbasis digital sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah di Maluku.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.