peezycoineth.vip

Dispertan Garut menyiapkan bantuan benih padi untuk 100 hektare sawah - ANTARA News Jawa Barat

2026-10-03 13:38

Garut (ANTARA) - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiapkan bantuan 2.500 kilogram benih padi untuk kebutuhan 100 hektare sawah yang dilanda puso atau gagal panen akibat kekeringan pada musim kemarau.

"Sebanyak 2.500 kg yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk 100 hektare," kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian di Garut, Sabtu.

Ia menuturkan, musim kemarau telah menyebabkan sejumlah lahan pertanian terutama sawah terdampak kekeringan sehingga sebagian dilaporkan ada yang gagal panen.

Upaya membantu petani yang lahannya mengalami gagal panen, kata dia, disiapkan benih padi gratis untuk meringankan petani saat mulai menanam kembali pada musim hujan.

Ia menyampaikan, bantuan benih padi itu siap diberikan kepada kelompok tani dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan bantuan ke Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dispertan Garut di daerahnya atau ke Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

"Rencana diberikan menjelang musim hujan, petani bisa mengajukan dengan menghubungi UPT atau POPT di setiap wilayah," katanya.

Dispertan Garut, kata dia, saat ini sudah sebagian bantuan benih padi diberikan kepada Kelompok Tani Peduli Pangan Harum Madu di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong yang terdampak kekeringan.

"Kebetulan di wilayah kelompok tersebut, beberapa waktu yang lalu dilaporkan mengalami kekeringan sehingga kita memberikan benih pengganti dari cadangan benih yang kita miliki," katanya.

Ia menambahkan, dampak musim kemarau di Garut tercatat seluas 176 hektare kondisinya puso tersebar di kecamatan.

Selain menyiapkan bantuan benih langsung dari Dispertan Garut, kata dia, ada juga program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang siap klaim asuransi bagi lahan gagal panen.

"Kita skemanya kan ada dua, penggantian benih dan AUTP. Untuk AUTP, Pemkab Garut mengalokasikan 1.837 hektare," katanya.

Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.