Ditjenpas tingkatkan kesiapsiagaan pastikan lapas-rutan kondusif
Ditjenpas tingkatkan kesiapsiagaan pastikan lapas-rutan kondusif
Jumat, 28 Agustus 2026 15:59 WIB
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Herman Mulawarman melakukan pengecekan langsung di Lapas Kelas IIA Palu, Jumat (28/8/2026), guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. ANTARA/HO-Humas Kanwil Ditjenpas Sulteng
Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah (Sulteng) meningkatkan kesiapsiagaan jajaran pemasyarakatan guna memastikan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) dalam kondisi aman dan kondusif.
“Komitmen kita jelas, seluruh unit pelaksana teknis (UPT) harus siap menghadapi setiap perkembangan situasi. Keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas, namun pelayanan dan pembinaan tidak boleh terhenti,” kata Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Herman Mulawarman di Palu, Jumat.
Ia mengatakan jajaran Pemasyarakatan di Sulteng terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi terkini melalui check and recheck langsung serta penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh UPT Pemasyarakatan dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali.
Kakanwil melakukan pengecekan langsung di Lapas Kelas IIA Palu dan Rutan Kelas IIA Palu sebagai tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-59.OT.02.02 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam Rangka Mengantisipasi Unjuk Rasa di Setiap Wilayah Indonesia.
Di Lapas Palu, ia bersama Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Kanwil Ditjenpas Sulteng memeriksa sejumlah titik strategis, mulai dari pintu utama (P2U), blok hunian, area branggang, pagar pengamanan hingga kesiapan regu jaga.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kekuatan personel, sarana pengamanan, serta mekanisme pemeriksaan akses keluar-masuk berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.
Ia juga menerima laporan mengenai koordinasi Lapas Palu dengan Kodim 1306/Kota Palu dan Polresta Palu.
Untuk itu, dia mengapresiasi langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa sinergi dengan TNI-Polri harus terus diperkuat sebagai bagian dari deteksi dini dan respons terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Dalam situasi seperti ini, kita tidak boleh menunggu gangguan terjadi. Deteksi dini, check and recheck, serta koordinasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Ia meminta jajaran Lapas dan Rutan setempat agar tidak lengah, menjaga komunikasi dengan APH, memastikan sarana pengamanan berfungsi optimal, serta tetap memberikan pelayanan dan pembinaan secara profesional.
Kepala Lapas Palu Makmur mengatakan kesiapsiagaan jajaran terus diperkuat melalui pengawasan berlapis dan koordinasi dengan APH.
“Kami memastikan setiap petugas memahami tugas dan tanggung jawabnya, khususnya pada titik-titik pengamanan,” ujarnya.
Menurut dia, koordinasi dengan Kodim 1306/Kota Palu dan Polresta Palu juga terus dijaga sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan menjaga stabilitas keamanan Lapas Palu.
Sementara itu, Kepala Rutan Palu Wachid Kurniawan Budi Santoso menyampaikan pihaknya telah mengambil langkah kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dengan unsur pengamanan di wilayah.
Ia menyebut pihaknya telah melakukan pemantauan dan check and recheck terhadap seluruh aspek pengamanan, termasuk memastikan sarana seperti CCTV dan fasilitas pendukung lainnya berfungsi dengan baik.
“Koordinasi dengan unsur terkait juga terus kami lakukan untuk menjaga Rutan Palu tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026