DJP Jatim dan GP Ansor perkuat edukasi perpajakan
Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) -
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur dan Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur memperkuat kerja sama guna mengedukasi masyarakat tentang perpajakan guna meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dan masyarakat.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Sabtu, menyatakan kolaborasi dengan GP Ansor menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi perpajakan hingga menjangkau masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.
"Kolaborasi dengan GP Ansor merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi perpajakan hingga menjangkau kelompok masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah," kata Bimo.
Ia mengatakan pemahaman masyarakat terhadap perpajakan masih belum merata, terutama terkait Pajak Penghasilan bagi orang pribadi yang memiliki usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).
Ia menegaskan bagi wajib pajak orang pribadi sebagai pelaku UMKM yang omzetnya sampai dengan Rp500 juta dalam satu tahun pajak tidak dikenai Pajak Penghasilan.
Selain itu, Bimo menegaskan DJP tetap mengedepankan pendekatan edukasi, pendampingan, dan pelayanan dalam membangun kepatuhan perpajakan, namun akan melakukan penegakan hukum terhadap wajib pajak yang tetap tidak memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan.
Baca juga: DJP Jatim II perkuat layanan dan edukasi Coretax lewat Renjani
Baca juga: DJP Bali edukasi pelajar soal manfaat pajak
Ia juga mengajak masyarakat mengawasi integritas aparatur DJP dengan melaporkan setiap dugaan penyalahgunaan kewenangan agar dapat ditindaklanjuti dan diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
Kolaborasi tersebut ditargetkan membentuk ekosistem edukasi perpajakan yang berkelanjutan, mudah diakses, serta sesuai kebutuhan pelaku usaha sehingga kepatuhan perpajakan masyarakat terus meningkat.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Musyaffa' Syafril mengatakan pemahaman perpajakan kader di sejumlah daerah masih perlu ditingkatkan sehingga kemitraan dengan DJP menjadi langkah penting.
"Pemahaman dan kepatuhan pajak merupakan bagian penting dalam membangun perekonomian yang sehat serta meningkatkan daya saing pelaku usaha," ujarnya.
Baca juga: Pemkab optimalkan pendapatan daerah lewat edukasi pajak
Baca juga: Edukasi dan pendampingan akan berdampak terhadap penerimaan pajak
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Fahmi Alfian
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.